Wednesday, 13 Jumadil Awwal 1444 / 07 December 2022

Wednesday, 13 Jumadil Awwal 1444 / 07 December 2022

13 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Indonesia Keluar Dari G-20, Pakar: Itu Langkah Kritis

Rabu 12 Nov 2014 15:39 WIB

Rep: c16/ Red: Esthi Maharani

KTT G20

KTT G20

Foto: AP

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Usulan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti agar Indonesia keluar dari forum ekonomi G-20 menuai banyak menuai pro-kontra dari sejumlah kalangan. Namun, Pakar Ekonomi Hendri Saparini menyatakan langkah tersebut perlu diambil dengan catatan agar Indonesia terhindar dari kerugian.

Hendri Saparini berpendapat jika ada aturan-aturan yang merugikan,  Indonesia memang wajib mengkritisi. Karena, menurut dia forum tersebut tidak bebas dari banyak kepentingan.

"Itu langkah kritis, kita harus berani melakukan sesuatu untuk kepentingan kita" kata Hendri Saparini saat dihubungi Republika, Rabu (12/11).

Namun selain itu, ia mengingatkan, manfaat keberadaan Indonesia di dalam forum ekonomi tersebut jangan sampai terabaikan. Menurut dia, keberadaan Indonesia harus dimaknai sebagai representasi negara-negara berkembang.

Sehingga, lanjut dia, meskipun nanti pada akhirnya Indonesia tetap terdaftar sebagai anggota G-20 posisi tersebut harus digunakan untuk memperjuangkan negara-negara berkembang lainnya.

Sebelumnya diketahui, Menteri Susi mengusulkan Indonesia untuk keluar dari forum G-20. Menurut dia,  Indonesia mengalami kerugian selama bergabung menjadi anggota forum tersebut.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile