Kamis 13 Nov 2014 06:43 WIB

Warga Temukan Mayat Bayi dengan Sepucuk Surat

Penemuan mayat (ilustrasi)
Foto: Republika/Rakhmawaty La'lang
Penemuan mayat (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sesosok mayat bayi laki-laki ditemukan di tempat sampah di Jalan Raya Rawa Gelam V, Cakung, Jakarta Timur. Mayat yang ditemukan warga di sekitar Masjid Pangeran Jayakarta itu terbungkus dalam kantong plastik berlapis tiga. 

Di dalam plastik ditemukan serbuk kopi yang diduga untuk menyamarkan bau serta sepucuk surat dengan tulisan tangan. 

Kanit Reskrim Polsek Metro Cakung, AKP Edi mengatakan, warga menemukan mayat bayi laki-laki yang baru lahir itu sekitar pukul 09.00 WIB, Rabu (12/11). 

"Yang menemukan adalah pemulung sampah, Saefudin," kata Edi seperti dikutip dari situs Humas Polda Metro Jaya

Saat itu saksi tengah hendal mengambil sampah di lokasi tersebut. 

"Saat itu saksi melihat ada kantong plastik 3 lapis yg mencurigakan , warna biru muda dan warna orange. Setelah saksi buka kantong plastik dilihatnya dalam kantong ada bayi laki-laki yang sudah meninggal dunia terbungkus kain sarung warna cokelat kotak-kotak serta ditaburi serbuk kopi," ujarnya

Yang mengejutkan juga ditemukan sepucuk surat yang diduga sengaja ditulis ibu bayi tersebut. 

"Bunyinya 'saya mohon dengan sangat, yang menemukan ini, tolong kuburkan anakku. Terima Kasih (aku yang malang)'," kata AKP Edi membaca isi pesan di kertas tersebut.

Hingga kini polisi masih terus mencari pembuang bayi yang baru berumur satu hari itu. "Pelaku masih dalam proses lidik," kata AKP Edi.

Saat ini jenazah bayi telah dibawa ke RSCM untuk kepentingan autopsi. Pihaknya telah memeriksa beberapa saksi.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.

(QS. Al-Ma'idah ayat 6)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement