Monday, 10 Muharram 1444 / 08 August 2022

Monday, 10 Muharram 1444 / 08 August 2022

10 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Lebih Baik dari Konflik Golkar, untuk Islah PPP Punya Kiai

Rabu 07 Jan 2015 08:15 WIB

Rep: Agus Raharjo/ Red: Mansyur Faqih

PPP

PPP

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kisruh internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dinilai lebih ringan dibanding Partai Golkar. Pengamat politik LIPI, Indria Samego menilai, dua kubu yang berselisih di PPP lebih mudah untuk didamaikan dibanding Golkar.

Menurutnya, PPP masih memiliki figur yang dijadikan panutan setiap kadernya, yaitu sosok kiai atau ulama. Ini yang membuat partai Islam lebih gampang untuk berdamai saat mengalami perselisihan. "PPP punya kiai dan ulama yang dipercaya kader-kadernya," kata Indria kepada Republika, Rabu (7/1).

Dengan begitu, lanjut dia, potensi islah bagi PPP lebih besar dibanding Golkar. Sebab, kiai dapat dipercaya menjadi mediator untuk islah. 

Apalagi, kata-kata kiai masih sangat didengar oleh kader partai Islam. Kisruh di partai berlambang Ka'bah itu pun diperkirakan bakal selesai jika kiai sudah berkumpul dan menggelar lobi bagi kedua kubu yang bertikai. 

Siapapun ketua umumnya, pasti akan patuh pada kata kiai. "Itulah keuntungan dari partai Islam, masih punya kiai," imbuh Samego.

Berbeda dengan Golkar, lebih sulit untuk didamaikan. Sebab, kultur Golkar lebih pada kekuasaan dan uang. 

Saat ini, ungkapnya, sosok Aburizal Bakrie (Ical) memiliki sumber uang, meskipun tidak punya kekuasaan. Bisa jadi, saat ini Ical lebih di atas angin dibanding dengan kubu Agung Laksono.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile