Kamis 12 Feb 2015 17:33 WIB

Rio Febrian Rilis Single Terbaru

 Penyanyi Rio Febrian beraksi jelang upacara penurunan bendera dalam rangka HUT Republik Indonesia ke-68 di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu (17/8).  (Republika/Aditya Pradana Putra)
Penyanyi Rio Febrian beraksi jelang upacara penurunan bendera dalam rangka HUT Republik Indonesia ke-68 di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu (17/8). (Republika/Aditya Pradana Putra)

REPUBLIKA.CO.ID, -- Penyanyi Rio Febrian kembali mengeluarkan karya terbaru. Rio meluncurkan single terbarunya berjudul "Matahari". Lagu tersebut bercerita tentang kerinduan pada suasana tropis Indonesia yang ia buat saat mengikuti lokakarya di Swedia tahun lalu. 

"Saat itu sudah masuk musim semi, hawa terasa dingin dan matahari jarang muncul. Tapi satu pagi saya terbangun, ternyata sang surya bersinar cerah," kata Rio dalam siaran pers. 

Kala itu Rio merasa girang meski matahari hanya muncul satu jam yang langsung membuatnya terinspirasi membuat satu komposisi lagu.

Lebih jauh Rio mengatakan, dalam penggarapan single ini ia berkolaborasi dengan Inu Numata dan produser Gustav Efraimsson. Rio mengeksplorasi kemampuannya menggunakan falset dalam lagu yang musiknya dikemas akustik itu.

Rio, yang bersuara Bariton, mengaku tertantang menggunakan pendekatan berbeda dalam membuat lagu itu. 

"Seru banget. Ini pertama kalinya saya nyanyi dengan pendekatan yang berbeda. Musiknya juga asyik. Lagunya easy listening, dengan isian gitar akustik, synthesizer, dan ada isian string live-nya," kata dia.

Single "Matahari" akan menjadi bagian album baru Rio yang rencananya dirilis bulan April 2015. 

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.

(QS. Al-Ma'idah ayat 6)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement