Jumat 01 May 2015 14:15 WIB

Pemda DIY akan Bangun Pilot Project Permukiman Sehat dan Layak Huni

Rep: Neni Ridarineni/ Red: Satya Festiani
Salah satu Rusunawa yang dibangun pemerintah.
Foto: Republika/Yasin Habibi/ca
Salah satu Rusunawa yang dibangun pemerintah.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Pembangunan kawasan pemukiman merupakan tanggungjawab dan wewenang kabupaten/kota. Meskipun demikian Pemda DIY membantu support untuk membeli tanah untuk kawasan pemukiman berupa rusunawa untuk tempat tinggal sementara bila di daerah sempadan sungai  mulai dibangun.

Hal itu dikemukakan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral DIY Rani Sjamsinarsi saat dihubungi Republika, Ahad (1/5).

Tahun ini Pemda DIY sudah membeli tanah seluas 1700 meter persegi untuk membangun rumah susun (rusunawa) di daerah Gemawang, Kabupaten Sleman dengan dana dari APBD DIY. Rencananya di lokasi tersebut akan dibangun dua rusunawa (rumah susun sederhana sewa) yakni satu Rusunawa yang dibangun di atas tanah kas desa untuk warga di wilayah tersebut yang tidak memiliki rumah dan satu Rusunawa di atas tanah yang dibeli oleh Pemda DIY relokasi sementara bagi warga yang tinggal di kawasan sempadan sungai.

Rusunawa di Gemawang merupakan  pilot project  kawasan pemukiman yang sehat dan layak huni.   

‘’Jadi, nanti sewaktu-waktu di daerah sempadan sungai akan dibangun, sudah ada tempat relokasi sementara bagi warga yang tinggal di sempadan sungai.  Rusunawa yang akan dibangun ada enam lantai yakni: ke bawah dua lantai dan ke atas empat lantai. Tentu saja pemukiman tersebut sehat dan layak huni,’’jelas dia. Kalau masyarakat yang direlokasi sementara sudah kembali ke tempat tinggal semula,  rusunawa bisa dijadikan pemukiman PNS yang belum punya tempat tinggal, atau lainnya.

Untuk pembangunan Rusunawa di Gemawang akan bekerjasama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dalam hal ini Ditjen Penyediaan Perumahan. Pembangunan rusunawa akan dilakukan serentak tahun 2016. Namun sejak akhir tahun lalu Dinas PUP dan ESDM DIY sudah mulai melakukan pembangunan tebing-tebing, tuturnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.

(QS. Al-Ma'idah ayat 6)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement