Friday, 4 Rabiul Awwal 1444 / 30 September 2022

Friday, 4 Rabiul Awwal 1444 / 30 September 2022

 

4 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

KPK Bantah Terima Sisa Kuota Haji 2012

Rabu 09 Sep 2015 14:14 WIB

Rep: C20/ Red: Ilham

Calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi SP mengikuti wawancara terbuka di hadapan Panitia Seleksi (Pansel) Capim KPK, Jakarta, Selasa (25/8).  (Antara/Yudhi Mahatma)

Calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi SP mengikuti wawancara terbuka di hadapan Panitia Seleksi (Pansel) Capim KPK, Jakarta, Selasa (25/8). (Antara/Yudhi Mahatma)

Foto: Antara/Yudhi Mahatma

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mantan Menteri Agama Suryadharma Ali mengatakam bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pernah ikut menikmati sisa kuota haji nasional 2012. Namun, pelaksana tugas Pimpinan KPK Johan Budi membantah hal tersebut.

 

"Saya belum tahu yang dimaksud Pak Suryadharma Ali soal kuota haji itu," kata Johan di Kampus UIN Syarif Hidayatullah, Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (9/9).

Johan mengakui bila KPK pernah berangkat ke tanah suci pada tahun 2013. Namun, ia menegaskan tujuannya untuk menyelidiki kasus dugaan penyelenggaraan haji 2012-2013 di Kementerian Agama.

"KPK pernah waktu 2013 itu, saya lupa, waktu itu melakukan penyelidikan," ujar Johan.

Calon pimpinan KPK menambahkan, saat itu biaya keberangkatan haji ditanggung oleh KPK. "Itu biaya sendiri bukan biaya pemerintah, biaya KPK untuk menyelidiki haji," kata Johan.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile