Selasa 13 Oct 2015 14:20 WIB
Tahun Baru Islam

Ini Cara Brunei Menyambut Tahun Baru Islam

Rep: c09/ Red: Joko Sadewo
Tahun baru Islam
Foto: moroccomuslimnews
Tahun baru Islam

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR SRI BEGAWAN -- Brunei akan membuka tahun baru Islam 1437 H, dengan serangkaian kegiatan keagamaan yang akan dilakukan satu minggu penuh.

Seperti dilansir Asia One, pada akhir tahun baru Islam saat ini, akan ada pembacaan doa di masjid-masjid seluruh negeri yang dilakukan pada 13 Oktober 2015 malam. Pusat acara berada di Masjid Jami' 'Asr Hassanil Bolkiah' in Kg Kiarong. Tema perayaan tahun baru Islam kali ini adalah 'Berhijrah untuk Membangun'.

Kementerian Agama Brunei menyatakan, setelah pembacaan doa di masjid-masjid pada malam hari, siangnya pada 14 Oktober 2015 akan diadakan kegiatan bersih-bersih yang dipusatkan di Mesjid Kg Limau Manis dan Masjid Kg Belimbing.

Sementara itu, di Belait, kegiatan bersih-bersih akan dilakukan di Masjid Kg Sungai Teraban dan Masjid Kg Rataie RPN di Temburong. Setelah itu, Brunei juga mengadakan forum diskusi agama khusus yang akan dilakukan di Kantor Distrik Brunei-Muara.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يَسْتَفْتُوْنَكَۗ قُلِ اللّٰهُ يُفْتِيْكُمْ فِى الْكَلٰلَةِ ۗاِنِ امْرُؤٌا هَلَكَ لَيْسَ لَهٗ وَلَدٌ وَّلَهٗٓ اُخْتٌ فَلَهَا نِصْفُ مَا تَرَكَۚ وَهُوَ يَرِثُهَآ اِنْ لَّمْ يَكُنْ لَّهَا وَلَدٌ ۚ فَاِنْ كَانَتَا اثْنَتَيْنِ فَلَهُمَا الثُّلُثٰنِ مِمَّا تَرَكَ ۗوَاِنْ كَانُوْٓا اِخْوَةً رِّجَالًا وَّنِسَاۤءً فَلِلذَّكَرِ مِثْلُ حَظِّ الْاُنْثَيَيْنِۗ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمْ اَنْ تَضِلُّوْا ۗ وَاللّٰهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ ࣖ
Mereka meminta fatwa kepadamu (tentang kalalah). Katakanlah, “Allah memberi fatwa kepadamu tentang kalalah (yaitu), jika seseorang mati dan dia tidak mempunyai anak tetapi mempunyai saudara perempuan, maka bagiannya (saudara perempuannya itu) seperdua dari harta yang ditinggalkannya, dan saudaranya yang laki-laki mewarisi (seluruh harta saudara perempuan), jika dia tidak mempunyai anak. Tetapi jika saudara perempuan itu dua orang, maka bagi keduanya dua pertiga dari harta yang ditinggalkan. Dan jika mereka (ahli waris itu terdiri dari) saudara-saudara laki-laki dan perempuan, maka bagian seorang saudara laki-laki sama dengan bagian dua saudara perempuan. Allah menerangkan (hukum ini) kepadamu, agar kamu tidak sesat. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”

(QS. An-Nisa' ayat 176)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement