Wednesday, 12 Muharram 1444 / 10 August 2022

Wednesday, 12 Muharram 1444 / 10 August 2022

12 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Menteri ESDM: Ada yang Intervensi Petral dan Pertamina

Ahad 08 Nov 2015 14:06 WIB

Rep: Sapto Andika/ Red: Ilham

Gedung Pertamina

Gedung Pertamina

Foto: Nunu/Republika

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said membeberkan penemuan terbaru soal audit terhadap Pertamina Energy Trading (Petral). Sudirman mengatakan, ada pihak ketiga yang mengintervensi pengadaan jual beli minyak mentah maupun produk Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dilakukan oleh Pertamina melalui Petral.

Namun Sudirman menegaskan pihak ketiga ini bukan dari kalangan pemerintah atau internal Pertamina. Dia menyebut pihak ketiga ini adalah badan usaha. "Ada tiga poin penting diantara terbukti, tercatat berbagai dokumentasi Petral tentang adanya pihak ketiga yang bukan bagian dari manejemen Petral dan Pertamina yang ikut intervensi," kata Sudirman kepada awak media, Ahad (8/11).

Sudirman mengatakan, modus intervensi pihak ketiga itu mulai dari mengatur tender, membocorkan harga perhitungan sendiri, serta menggunakan instrumen karyawan dan manajemen Petral untuk memenangkan kepentingannya. "Akibat ikut campur itu, secara menyeluruh Petral dan Pertamina tidak memperoleh harga yang optimal," ujarnya.

Audit investigasi sendiri dikumandangkan pemerintah sebagai upaya likuidasi anak usaha Pertamina tersebut. Audit dilakukan oleh auditor independen. Penunjukan auditor itu dilakukan oleh jajaran Direksi dan Komisaris Pertamina.

Pemerintah memberi tenggat waktu kepada Pertamina untuk melikuidasi Petral hingga April 2016. Selama kurun waktu tersebut dipergunakan untuk audit investigasi. Keputusan Pertamina melikuidasi Petral diumumkan secara resmi pada Mei 2015 kemarin.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile