Rabu 11 Nov 2015 17:13 WIB

Radja Nainggolan: Apakah Masa Depan Saya di Roma?

Radja Nainggolan
Foto: Alessandra Tarantino/AP Photo
Radja Nainggolan

REPUBLIKA.CO.ID, ROMA  --  Radja Nainggolan siap menatap laga Timnas Italia melawan Belgia pada Jumat (13/11), meski pemain berdarah Batak ini mengaku sangat mengasihi dan bertekad membela AS Roma.

Dengan Francesco Totti, Daniele De Rossi dan Alessandro Florenzi yang masih dibekap cedera, ia mengemban kepercayaan sebagai kapten ketika Giallorossi mengalahkan Lazio dengan skor 2-0 dalam laga pada Ahad (8/11) lalu.

"Kemenangan merupakan momen luar biasa dan mengenakan ban kapten merupakan kenangan tak terlupakan dalam perjalanan karier di sepak bola. Apakah masa depan saya tetap bersama dengan Roma? Saya tegaskan bahwa saya berketetapan hati berada bersama di sini (di AS Roma), meski tidak sebagai kapten kesebelasan," katanya sebagaimana dikutip dari laman Football Italia.

Mantan gelandang Cagliari itu berharap tampil dalam laga persahabatan di Brussels. "Pertandingan itu begitu istimewa, karena saya bersua dengan negara tempat saya bertemu dengan istri dan saya tinggal di sana sekarang," katanya kepada dhnet.be.

"Azzurri tidak memiliki pemain bintang yang sama di masa lalu, meski mereka tetap mampu tampil di level sangat tinggi. Mereka kuat secara taktik dan hal itu menyulitkan bagi untuk melancarkan serangan." kata Nainggolan menambahkan.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
اَلَمْ تَرَ اِلَى الَّذِيْ حَاۤجَّ اِبْرٰهٖمَ فِيْ رَبِّهٖٓ اَنْ اٰتٰىهُ اللّٰهُ الْمُلْكَ ۘ اِذْ قَالَ اِبْرٰهٖمُ رَبِّيَ الَّذِيْ يُحْيٖ وَيُمِيْتُۙ قَالَ اَنَا۠ اُحْيٖ وَاُمِيْتُ ۗ قَالَ اِبْرٰهٖمُ فَاِنَّ اللّٰهَ يَأْتِيْ بِالشَّمْسِ مِنَ الْمَشْرِقِ فَأْتِ بِهَا مِنَ الْمَغْرِبِ فَبُهِتَ الَّذِيْ كَفَرَ ۗوَاللّٰهُ لَا يَهْدِى الْقَوْمَ الظّٰلِمِيْنَۚ
Tidakkah kamu memperhatikan orang yang mendebat Ibrahim mengenai Tuhannya, karena Allah telah memberinya kerajaan (kekuasaan). Ketika Ibrahim berkata, “Tuhanku ialah Yang menghidupkan dan mematikan,” dia berkata, “Aku pun dapat menghidupkan dan mematikan.” Ibrahim berkata, “Allah menerbitkan matahari dari timur, maka terbitkanlah ia dari barat.” Maka bingunglah orang yang kafir itu. Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang zalim.

(QS. Al-Baqarah ayat 258)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement