REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Amerika Serikat dan Rusia mengungkapkan, negara-negara kekuatan dunia akan bertemu di New York pada Jumat (18/12). Mereka akan membahas resolusi PBB untuk mendukung proses perdamaian Suriah.
BBC News melaporkan Selasa (15/12), rencana pertemuan tersebut dilakukan setelah pembicaraan di Moskow antara Menteri Luar Negeri AS John Kerry dengan Menlu Rusia Sergei Lavrov dan Presiden Vladimir Putin. Lavrov mengatakan, kedua belah pihak akan tetap bekerjasama terkait isu-isu seperti delegasi oposisi.
Lavrov mengatakan, pertemuan pada Jumat di New York akan merumuskan resolusi PBB. Mereka akan menegaskan kembali prinsip-prinsip dalam proses perdamaian yang disepakati di Wina bulan lalu.
Menanggapi hal itu, Kerry mengatakan mereka telah mencapai beberapa kesepakatan seperti dalam urusan kelompok-kelompok teroris. Kerry mengatakan kepada Putin, kedua negara memiliki kemampuan untuk membuat perbedaan yang signifikan.
Baca juga, Galang Kekuatan, Saudi Undang 65 Tokoh Oposisi Suriah.
Perjalanan Kerry ke Moskow dilakukan untuk menjembatani kesenjangan untuk mengakhiri konflik Suriah. AS dan Rusia tak setuju mengenai peran Presiden Suriah Bashar al-Assad dalam transisi apapun. AS ingin dia mundur, namun Rusia mengatakan rakyat Suriah sendiri yang harus menentukan nasibnya.