Selasa 15 Mar 2016 11:34 WIB

Sebut Migran Hewan Ternak, Aktivis Anti-Muslim Lutz Bahcman Diadili

Massa Patriotik Eropa Menentang Islamisasi Barat atau Pegida menggelar aksi demonstrasi (ilustrasi)
Foto: EPA/Arno Burgi
Massa Patriotik Eropa Menentang Islamisasi Barat atau Pegida menggelar aksi demonstrasi (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, BERLIN -- Pendiri kelompok anti-Muslim Jerman Pegida, Lutz Bachman (43 tahun) diadili di pengadilan, kemarin. Ia didakwa dengan pasal ujaran kebencian setelah menyebut para migran sebagai 'hewan ternak' dan 'sampah'.

Menurut pengadilan, komentar Bachmann mengganggu ketertiban publik. Pernyataan itu juga menyerang kehormatan para migran.

Jadwal sesi persidangan selanjutan akan digelar April dan Mei mendatang. Kelompok Pegida mulai muncul ke publik pada Oktober 2014. Mereka menggelar serangkaian protes anti-Muslim dari Kota Dresden.

Awalnya hanya ratusan yang ikut, namun protes mereka menguat hingga puncaknya mencapai 25 ribu orang. Namun sikap Pegida itu mendapat penentangan banyak kalangan, termasuk Kanselir Jerman Angela Merkel.   Kalangan Muslim Jerman juga mengecam Pegida.

Baca juga, Ribuan Warga Munich Tumpah ke Jalan Kepung Aksi Pegida.

 

sumber : AFP
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.

(QS. Al-Ma'idah ayat 6)

Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement