Monday, 11 Jumadil Awwal 1444 / 05 December 2022

Monday, 11 Jumadil Awwal 1444 / 05 December 2022

11 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

RI Tolak Penuhi Uang Tebusan 50 Juta Peso untuk Abu Sayyaf

Kamis 31 Mar 2016 12:21 WIB

Rep: Halimatus Sadiyah/ Red: Achmad Syalaby

Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung.

Foto: Seskab

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung menegaskan pemerintah tak akan memenuhi permintaan uang tebusan 50 juta peso dari kelompok Abu Sayyaf untuk ditukar dengan 10 warga negara Indonesia (WNI). Pramono menyebut, Abu Sayyaf hanyalah sekelompok perampok yang tak bisa menekan pemerintah Indonesia. 

"Pemerintah tidak mau ditekan siapa pun, apalagi ini oleh para perampok. Pemerintah tidak mau karena hal itu kemudian harus membayar 50 juta peso seperti yang diminta. Tidak!" ucapnya di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (31/3). 

​Kelompok Abu Sayyaf memang meminta uang tebusan 50 juta peso atau setara dengan Rp 15 miliar untuk ditukar dengan 10 WNI. Jika permintaan tersebut tak dipenuhi hingga 8 April, mereka mengancam akan membunuh 10 awak buah kapal (ABK) asal Indonesia tersebut.​

Tak hanya pada pemerintah Indonesia, Abu Sayyaf juga meminta uang tebusan pada pemerintah Kanada sebesar 2 miliar peso untuk ditukar dengan dua warga negara mereka. 

 

 

 

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile