Friday, 8 Jumadil Awwal 1444 / 02 December 2022

Friday, 8 Jumadil Awwal 1444 / 02 December 2022

8 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Pertemuan G7 akan Tetap Bahas Laut Cina Selatan

Sabtu 09 Apr 2016 19:47 WIB

Rep: Intan Pratiwi/ Red: Indira Rezkisari

Menlu Cina Wang Yi

Menlu Cina Wang Yi

Foto: EPA

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING -- Meningkatnya eskalasi konflik di Laut Cina Selatan setelah militer Cina mulai unjuk kekuatan dengan pasukannya membuat negara-negara besar G7 angkat bicara. Pada pertemuan dua hari di Hirosima pimpinan G7 merasa perlu membahas hal ini untuk menstabilkan dunia.

Juru Bicara Amerika, Mark Tower mengatakan pada pertemuan tersebut para negara anggota G7 menjadikan isu konflik laut cina selatan pembahasan utama. pertemuan para kepala negara ini disebut sebagai pertemuan yang paling strategis untuk bisa membahas solusi dari konflik Laut Cina Selatan.

"Penting untuk stabilitas kawasan, jadi saya akan menyarankan bahwa topik-topik harus dibahas.Kebijakan kami sudah sangat jelas. Kami tidak ingin melihat upaya untuk meningkatkan atau meningkatkan ketegangan di Laut China Selatan, " ujar Tower, seperti dilansir Japan Times, Ahad (10/4).

Sebelumnya, pihak Cina sendiri melalui Menteri Luar Negeri Cina, Wang Yi sempat mengajukan protes keras dan menolak pembahasan konflik Cina selatan di pertemuan G7 tersebut. Yi mengatakan pembahasan tersebut akan semakin memperkeruh dan menyulut api permusuhan di antara negara negara yang sedang berkonflik.

"Jika beberapa negara mengambil isu teritorial pada pertemuan G-7 untuk tujuan politik, yang tidak akan membantu menyelesaikan masalah dan lebih suka mempengaruhi daerah stabilitas," ujar Wang.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile