Selasa 17 May 2016 03:00 WIB

Pemilihan Caketum Golkar Dilaksanakan Dini Hari Ini

Peserta Munaslub mengikuti sidang Paripurna Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar 2016 di Nusa Dua, Bali, Ahad (15/5).  (Republika/ Yasin Habibi)
Foto: Republika/ Yasin Habibi
Peserta Munaslub mengikuti sidang Paripurna Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar 2016 di Nusa Dua, Bali, Ahad (15/5). (Republika/ Yasin Habibi)

REPUBLIKA.CO.ID, BALI -- Pemilihan bakal calon Ketua Umum Partai Golkar siap dilaksanakan di Bali Nusa Dua Convention Center, Selasa (17/5) dini hari WIB ini, diawali dengan persiapan 20 bilik suara dalam arena Munaslub.

"Untuk persiapannya akan memakan waktu satu jam," kata Anggota Steering Committee Andi Sinulingga di arena Munaslub.

Andi mengatakan terdapat 34 DPD I dan 514 DPD II serta 10 ormas yang akan menggunakan hak suaranya. Dengan jumlah pemilik hak suara tersebut, Andi memperkirakan, proses penghitungan selesai dalam waktu tiga hingga empat jam.

Menurut Andi, proses pemilihan Ketua Umum diawali dengan penghitungan kertas suara berstempel yang sudah dipersiapkan. Kemudian, para pengguna hak suara dipersilakan menyalurkan suaranya di dalam bilik, lalu setelahnya akan dihitung bersama-sama. "Ini sudah disepakati juga dilakukan voting tertutup," kata dia.

Adapun mekanisme yang disiapkan dalam pemilihan kali ini antara lain, pertama, jika hanya ada satu bakal calon yang mendapatkan 30 persen suara, maka ketua umum ditetapkan secara aklamasi.

Kedua, jika ada dua atau lebih bakal calon yang mendapatkan dukungan 30 persen, maka akan dilakukan pemilihan ulang. Status bakal calon ketua umum pun akan dinaikan menjadi calon ketua umum.

Ketiga, jika tidak ada satu pun bakal calon yang mendapatkan 30 persen dukungan, maka akan dipilih tiga bakal calon yang memperoleh suara terbanyak, kemudian ketiganya akan dipilih ulang.

Peserta munaslub akan memilih seorang ketua umum dari delapan calon, yaitu Ade Komarudin (nomor urut 1), Setya Novanto (2), Airlangga Hartarto (3), Mahyudi(4), Priyo Budi Santoso (5), Aziz Syamsuddin (6), Indra Bambang Utoyo (7) dan Syahrul Yasin Limpo (8).

sumber : Antara
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement