Ahad 05 Jun 2016 19:16 WIB

Kisah Pahlawan asal Bogor Diangkat ke Layar Lebar

Red: M Akbar
poster film Laskar di Tapal Batas
Foto: movie.co.id
poster film Laskar di Tapal Batas

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Satu lagi kisah perjuangan anak negeri diangkat ke layar lebar. Kali ini kisah yang diusung adalah sosok pahlawan muda asal Bogor bernama Tidjan. Kisah Tidjan itu dituangkan ke dalam film berjudul Laskar di Tapal Batas yang diproduksi oleh Bidar Batavia Grup dan IVU Films.

Produser Eksekutif Bidar Batavia Grup, Letsman Tendy, menjelaskan alasan pihaknya mengusung kisah Tidjan karena keinginan untuk lebih mendekatkan nilai-nilai heroisme kepada kaum muda pada masa kini. Ia menyadari sosok Tidjan memang tidak setenar seperti pahlawan asal Bogor Kapten Tubagus Muslihat.

''Untuk itulah anak muda zaman sekarang harus mengetahui sejarahnya. Kisah Tidjan ini kami harapkan bisa menjadi teladan bagi anak muda masa kini yang sepertinya mulai luntur nasionalismenya,'' kata Letsman di Jakarta, Ahad (5/6).

Letsman menyadari saat ini nama Tidjan memang belum banyak dikenal. Padahal, kata dia, pemuda asal Bogor ini mempunyai andil besar dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. ''Selama ini sosoknya hanya dikenal melalui sebuah jalan atau gang di daerah Cimanggu Bogor saja. Di tempat itu juga ada makam asli Tidjan,'' ujarnya.

Film Laskar di Tapal Batas ini dijadwalkan tayang pada 11 Agustus 2016 di seluruh bioskop di Indonesia. Film ini disutradarai oleh Bayu Prayogo. Pemeran dalam film ini di antaranya ada Gorz Kurniawan yang berperan sebagai Tidjan, Tere Gunawan sebagai Nonon, aktris senior Yati Surachman, aktor senior Pong Harjatmo, serta sederet bintang muda lainnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يَسْتَفْتُوْنَكَۗ قُلِ اللّٰهُ يُفْتِيْكُمْ فِى الْكَلٰلَةِ ۗاِنِ امْرُؤٌا هَلَكَ لَيْسَ لَهٗ وَلَدٌ وَّلَهٗٓ اُخْتٌ فَلَهَا نِصْفُ مَا تَرَكَۚ وَهُوَ يَرِثُهَآ اِنْ لَّمْ يَكُنْ لَّهَا وَلَدٌ ۚ فَاِنْ كَانَتَا اثْنَتَيْنِ فَلَهُمَا الثُّلُثٰنِ مِمَّا تَرَكَ ۗوَاِنْ كَانُوْٓا اِخْوَةً رِّجَالًا وَّنِسَاۤءً فَلِلذَّكَرِ مِثْلُ حَظِّ الْاُنْثَيَيْنِۗ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمْ اَنْ تَضِلُّوْا ۗ وَاللّٰهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ ࣖ
Mereka meminta fatwa kepadamu (tentang kalalah). Katakanlah, “Allah memberi fatwa kepadamu tentang kalalah (yaitu), jika seseorang mati dan dia tidak mempunyai anak tetapi mempunyai saudara perempuan, maka bagiannya (saudara perempuannya itu) seperdua dari harta yang ditinggalkannya, dan saudaranya yang laki-laki mewarisi (seluruh harta saudara perempuan), jika dia tidak mempunyai anak. Tetapi jika saudara perempuan itu dua orang, maka bagi keduanya dua pertiga dari harta yang ditinggalkan. Dan jika mereka (ahli waris itu terdiri dari) saudara-saudara laki-laki dan perempuan, maka bagian seorang saudara laki-laki sama dengan bagian dua saudara perempuan. Allah menerangkan (hukum ini) kepadamu, agar kamu tidak sesat. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”

(QS. An-Nisa' ayat 176)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement