Pemkot Bandar Lampung ‘Bebaskan’ Pedagang Kecil Gelar Pasar Kaget

Rep: Mursalin Yasland/ Red: Bilal Ramadhan

Selasa 07 Jun 2016 10:46 WIB

Pasar Kaget, ilustrasi (Prayogi/Republika) Pasar Kaget, ilustrasi (Prayogi/Republika)

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Selama bulan Ramadhan, Pemerintah Kota (pemkot) Bandar Lampung, memberikan kelonggaran kepada pedagang kecil untuk berdagang di pasar kaget Ramadhan di wilayah Kota Bandar Lampung.

Wali Kota Bandar Lampung, Herman HN, meminta pedagang untuk menjaga kebersihan dan menghindari kemacetan lalu lintas. “Siapa saja bisa berdagang selama Ramadhan, selagi bisa menjaga kebersihan dan tidak membuat macet jalan,” kata Herman HN, Selasa (8/6).

Menurut dia, selama Ramadhan biasanya banyak masyarakat yang menjadi pedagang musiman, pemkot sudah menyediakan tempat-tempat pasar Ramadhan di berbagai kecamatan di kota. Pedagang bisa memanfaatkan pasar-pasar kaget tersebut untuk menambah ekonomi keluarganya.

Wali kota berharap pedagang musiman tidak mengganggu ketertiban lalu lintas dan menjaga kebersihan sekitar. Diantaranya, pedagang tidak diperbolehkan berdagang di trotoar dan jalan.

Pemkot sudah menyiapkan pasar kaget Ramadhan yakni di lapangan Enggal, Lapangan Kalpataru Kemiling, Lapangan Way Dadi, Lapangan Brebes, dan tempat-tempat lainnya yang biasa digelar pasar kaget Ramadhan.

Ia berharap dengan tumbuhan pedagang musiman di bulan Ramadhan dapat menambah ekonomi masyarakat dan memenuhi kebutuhan sehari-hari hingga Lebaran mendatang. Hari pertama Ramadhan, pasar kaget sudah bermunculan di berbagai tempat di kota berjuluk Tapis Berseri tersebut.

Aneka masakan dan makanan menu berbuka dan sahur tersedia di tempat tersebut. Masyarakat berdatangan dan memadati pasar tersebut seperti di Lapangan Enggal, Lapangan Brebes, dan tempat yang baru di Lapangan Kalpataru Kemiling.

Menurut Indah, warga Palapa, kehadiran pasar kaget Ramadhan seperti di Lapangan Enggal, dapat memenuhi keinginan warga terhadap makanan yang diinginkan untuk berbuka puasa. “Kalau ada pasar kaget seperti ini, banyak makanan yang kita inginkan yang selama ini tidak pernah dijumpai di pasar,” ujarnya.

Pasar kaget di Lapangan Enggal, menjadi terkenal sejak lama. Pedagang menyajikan menu masakan dan makanan berbagai etnik di Indonesia. Misalnya, makanan khas Lampung, Palembang, Jawa, Padang, Sunda, dan Makassar. Warga bisa memilih sesuai selera dengan harga terjangkau.

Terpopuler