Ahad 31 Jul 2016 21:45 WIB

Kemenpora Cemas dengan Masalah Keamanan di Olimpiade

Red: M Akbar
Gatot S Dewa Broto
Foto: REPUBLIKA/Israr Itah
Gatot S Dewa Broto

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pemuda dan Olahraga mengingatkan atlet Indonesia yang bertanding di olimpiade terkait dengan keamanan di tempat perhelatannya di Rio de Janeiro, Brasil.

"Kendati keadaan di sana oke menurut IOC dan laporan Dubes Indonesia di Brasil, tapi bukan berarti semua beres dan tidak ada pernak-pernik, ini harus diperhatikan," kata Deputi IV Bidang Olah Raga Prestasi Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot S Dewa Broto di Jakarta.

Masalah keamanan tersebut, kata Gatot, perlu diperhatikan seluruh tim olimpiade karena pihaknya juga mendapatkan informasi bahwa situasi di Brazil bisa dikatakan masih fluktuatif seperti ada pemogokan di beberapa tempat. "Tapi menurut beliau yang melegakan adalah rakyat Brasil tidak ingin kehilangan momentum Olimpiade," ujar dia.

Lebih lanjut Kemenpora mengimbau para atlet agar tidak berkeliaran keluar penginapan atau arena jika tidak diperlukan meskipun telah dikawal keamanan terutama ke tempat yang tidak terlalu aman.

"Jadi kami minta pak Raja Sapta Oktohari agar dia cerewet ampun-ampunan dan memastikan bahwa dari menit ke menit dia memantau tim walau ada jaminan dari pemerintah Brazil atas keamanan atlet, official dan pelatih benar dilindungi oleh 20 ribu petugas kepolisian yang dikerahkan," ucap Gatot.

Selain mempercayakan pada tim di Rio, Gatot menjelaskan tim olimpiade akan dibantu oleh pihak Kedutaan Indonesia di Brazil yang membuka kantor sementara di Rio de Janeiro selama gelaran olimpiade.

"Ini kami juga harus menyampaikan rasa terima kasih bagi KBRI yang sesungguhnya berkantor di Brazilia, namun membuka kantor sementara di Rio selama Olimpiade dan anggarannya langsung oleh Kementerian Luar Negeri dengan tujuan mengawal tim kita," ucapnya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
وَاِذْ قَالَ اِبْرٰهٖمُ رَبِّ اَرِنِيْ كَيْفَ تُحْيِ الْمَوْتٰىۗ قَالَ اَوَلَمْ تُؤْمِنْ ۗقَالَ بَلٰى وَلٰكِنْ لِّيَطْمَىِٕنَّ قَلْبِيْ ۗقَالَ فَخُذْ اَرْبَعَةً مِّنَ الطَّيْرِفَصُرْهُنَّ اِلَيْكَ ثُمَّ اجْعَلْ عَلٰى كُلِّ جَبَلٍ مِّنْهُنَّ جُزْءًا ثُمَّ ادْعُهُنَّ يَأْتِيْنَكَ سَعْيًا ۗوَاعْلَمْ اَنَّ اللّٰهَ عَزِيْزٌحَكِيْمٌ ࣖ
Dan (ingatlah) ketika Ibrahim berkata, “Ya Tuhanku, perlihatkanlah kepadaku bagaimana Engkau menghidupkan orang mati.” Allah berfirman, “Belum percayakah engkau?” Dia (Ibrahim) menjawab, “Aku percaya, tetapi agar hatiku tenang (mantap).” Dia (Allah) berfirman, “Kalau begitu ambillah empat ekor burung, lalu cincanglah olehmu kemudian letakkan di atas masing-masing bukit satu bagian, kemudian panggillah mereka, niscaya mereka datang kepadamu dengan segera.” Ketahuilah bahwa Allah Mahaperkasa, Mahabijaksana.

(QS. Al-Baqarah ayat 260)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement