Tuesday, 8 Rabiul Awwal 1444 / 04 October 2022

Tuesday, 8 Rabiul Awwal 1444 / 04 October 2022

 

8 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Tiga Pencuri Spesialis Pecah Kaca Mobil Melarikan Diri

Jumat 02 Sep 2016 08:20 WIB

Rep: Djoko Suceno / Red: Irfan Fitrat

Mobil yang menjadi sasaran perampokan modus pecah kaca (ilustrasi)

Mobil yang menjadi sasaran perampokan modus pecah kaca (ilustrasi)

Foto: JAK TV

REPUBLIKA.CO.ID, PURWAKARTA — Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Purwakarta masih memburu tiga anggota komplotan pencurian dengan modus pecah kaca mobil. Ketiga orang itu melarikan diri saat dilakukan penggerebekan di Perumahan Jomin Estate, Kota Baru, Karawang, Jawa Barat, Selasa (30/8) malam.

 

Saat penggerebekan, dari lima orang, polisi hanya berhasil menangkap satu orang. Sedangkan satu lainnya tewas. ‘’Pelaku yang berjumlah tiga orang kabur dengan dua sepeda motor. Namun, saat kabur salah satu pelaku tertabrak mobil dan meninggal. Sedangkan pelaku lainnya kabur dengan mobil Avanza,’’ kata Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Yusri Yunus, Jumat (2/9).

Menurut Yusri, tiga orang yang melarikan diri dan kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) adalah Cete, Deka, dan Buluk. Ketiganya berasal dari Sumatra Selatan. Polisi masih berupaya memburu mereka. Sedangkan anggota komplotan yang tewas bernama Salim, warga Padang, Sumatra Barat. Satu lainnya yang berhasil ditangkap berinisial Han (43 tahun), warga Kampung Sukaresmi, Desa/Kecamatan Soklat, Kabupaten Subang.

Dari hasil pemeriksaan terhadap Han, Yusri menjelaskan, komplotan tersebut terakhir beraksi di lokasi parkir RM Abah Oman, Cibatu, Purwakarta. Di tempat tersebut, kata dia, komplotan pencuri ini memecahkan kaca mobil Kijang Innova. Dari mobil tersebut pelaku mengambil uang tunai Rp 190 juta yang disimpan di dalam tas.

Selain dengan modus memecahkan kaca mobil yang tengah diparkir, komplotan pencuri itu juga disebut beroperasi dengan menggembosi ban mobil. Menurut Yusri, diduga kelompok tersebut sudah beraksi di 16 tempat. Di antaranya di BIC Bungur Sari, parkiran Oleh-Oleh Cibungur, Jalan Ciwangi, Masjid Cibungur, depan kantor Kejari Purwakarta, dan di kawasan Sasak Beusi. ‘’Jajaran Polres Purwakarta sedang mengembangkan kasus ini,’’ujar dia.

 

 

 

 

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile