Jumat 09 Sep 2016 16:35 WIB

Ratusan Siswa Berpakaian Adat Sambut Duterte

Rep: Halimatus Sa'diyah/ Red: Ani Nursalikah
Presiden Filipina Rodrigo Duterte
Foto: AP Photo / Bullit Marquez
Presiden Filipina Rodrigo Duterte

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seratusan siswa SD yang berpakaian adat menyambut kedatangan Presiden Filipina Rodrigo Duterte di halaman depan Istana Merdeka, Jumat (9/9). Mereka membawa bendera merah putih dan bendera Filipina.

Kehadiran ratusan anak berbaju adat tersebut merupakan bagian dari upacara kenegaraan yang diberikan Istana untuk menyambut kedatangan Presiden Duterte.

Arak-arakan yang menyambut kedatangan Duterte dimulai dengan pasukan kuda dari Paspampres. Lalu disusul oleh pasukan marching band. Barulah kemudian mobil limusin yang membawa Duterte memasuki pintu gerbang Istana Merdeka.

Acara kemudian dilanjutkan dengan upacara penyambutan di halaman depan Istana Merdeka. Marching band Istana Kepresidenan membawakan lagu kebangsaan kedua negara. Usai prosesi tersebut, Jokowi mengajak Duterte ke teras belakang Istana Merdeka untuk melakukan pembicaraan ringan.

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, ini merupakan kunjungan luar negeri pertama yang dilakukan Duterte sejak pertama kali dilantik sebagai Presiden. "Ini menunjukkan Filipina menganggap Indonesia sebagai negara yang sangat penting di ASEAN," kata Pramono.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
اَلَمْ تَرَ اِلَى الَّذِيْ حَاۤجَّ اِبْرٰهٖمَ فِيْ رَبِّهٖٓ اَنْ اٰتٰىهُ اللّٰهُ الْمُلْكَ ۘ اِذْ قَالَ اِبْرٰهٖمُ رَبِّيَ الَّذِيْ يُحْيٖ وَيُمِيْتُۙ قَالَ اَنَا۠ اُحْيٖ وَاُمِيْتُ ۗ قَالَ اِبْرٰهٖمُ فَاِنَّ اللّٰهَ يَأْتِيْ بِالشَّمْسِ مِنَ الْمَشْرِقِ فَأْتِ بِهَا مِنَ الْمَغْرِبِ فَبُهِتَ الَّذِيْ كَفَرَ ۗوَاللّٰهُ لَا يَهْدِى الْقَوْمَ الظّٰلِمِيْنَۚ
Tidakkah kamu memperhatikan orang yang mendebat Ibrahim mengenai Tuhannya, karena Allah telah memberinya kerajaan (kekuasaan). Ketika Ibrahim berkata, “Tuhanku ialah Yang menghidupkan dan mematikan,” dia berkata, “Aku pun dapat menghidupkan dan mematikan.” Ibrahim berkata, “Allah menerbitkan matahari dari timur, maka terbitkanlah ia dari barat.” Maka bingunglah orang yang kafir itu. Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang zalim.

(QS. Al-Baqarah ayat 258)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement