Rabu 21 Sep 2016 21:10 WIB

Atasi Longsor, Pemkab Sumedang Siap Kucurkan Dana Darurat

Rep: M Fauzi Ridwan/ Red: Friska Yolanda
Sejumlah polwan menghibur anak-anak di tempat pengungsian korban longsor, di GOR Tadjimalela, Kabupaten Sumedang, Rabu (21/9)
Foto: Republika/Edi Yusuf
Sejumlah polwan menghibur anak-anak di tempat pengungsian korban longsor, di GOR Tadjimalela, Kabupaten Sumedang, Rabu (21/9)

REPUBLIKA.CO.ID, SUMEDANG- Bupati Sumedang Eka Kurniawan mengungkapkan pihaknya menyiapkan biaya tak terduga sebesar Rp 1,2 miliar untuk korban longsor di Kabupaten Sumedang. Namun, proses pencairan akan dilakukan sesuai dengan prosedur sehingga sesuai peruntukan dan kebutuhannya. 

"Kita punya biaya tak terduga sekitar Rp 1,2 miliar lebih, (pencairan) melalui prosedur supaya pemanfaatannya bisa sesuai peruntukan," ujarnya kepada wartawan di GOR Tejamalela, Rabu (21/9).

Saat ini, pihaknya sudah menyiapkan dapur umum, makanan dan MCK. Ini untuk memenuhi kebutuhan pengungsi di GOR yang mencapai lebih dari 460 orang. Selain itu, pemkab juga menyiapkan 1,5 ton beras untuk beberapa hari ke depan. 

Ia menuturkan, para pengungsi berada di tempat pengungsian tergantung kondisi lapangan. Diharapkan tidak terjadi longsor susulan sekaligus mencari solusi yang lain. 

"Di lapangan sekarang sedang berjalan proses pengalihan urukan longsoran tadi. Laju lalu lintas Kembali normal tapi tetap waspada karena potensi longsor tetap ada," katanya. 

Terkait relokasi, dirinya mengatakan perlu diteliti terlebih dahulu berapa jumlah yang perlu direlokasi dan akan Dikemanakan. "Masyarakat harus lebih berhati hati. Untuk yang korban Meninggal dipikirkan untuk santunan," katanya. 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يَسْتَفْتُوْنَكَۗ قُلِ اللّٰهُ يُفْتِيْكُمْ فِى الْكَلٰلَةِ ۗاِنِ امْرُؤٌا هَلَكَ لَيْسَ لَهٗ وَلَدٌ وَّلَهٗٓ اُخْتٌ فَلَهَا نِصْفُ مَا تَرَكَۚ وَهُوَ يَرِثُهَآ اِنْ لَّمْ يَكُنْ لَّهَا وَلَدٌ ۚ فَاِنْ كَانَتَا اثْنَتَيْنِ فَلَهُمَا الثُّلُثٰنِ مِمَّا تَرَكَ ۗوَاِنْ كَانُوْٓا اِخْوَةً رِّجَالًا وَّنِسَاۤءً فَلِلذَّكَرِ مِثْلُ حَظِّ الْاُنْثَيَيْنِۗ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمْ اَنْ تَضِلُّوْا ۗ وَاللّٰهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ ࣖ
Mereka meminta fatwa kepadamu (tentang kalalah). Katakanlah, “Allah memberi fatwa kepadamu tentang kalalah (yaitu), jika seseorang mati dan dia tidak mempunyai anak tetapi mempunyai saudara perempuan, maka bagiannya (saudara perempuannya itu) seperdua dari harta yang ditinggalkannya, dan saudaranya yang laki-laki mewarisi (seluruh harta saudara perempuan), jika dia tidak mempunyai anak. Tetapi jika saudara perempuan itu dua orang, maka bagi keduanya dua pertiga dari harta yang ditinggalkan. Dan jika mereka (ahli waris itu terdiri dari) saudara-saudara laki-laki dan perempuan, maka bagian seorang saudara laki-laki sama dengan bagian dua saudara perempuan. Allah menerangkan (hukum ini) kepadamu, agar kamu tidak sesat. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”

(QS. An-Nisa' ayat 176)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement