Friday, 21 Muharram 1444 / 19 August 2022

Friday, 21 Muharram 1444 / 19 August 2022

 

21 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Mendikbud: Minat Baca Masyarakat Terlambat 5 Tahun

Rabu 28 Sep 2016 13:34 WIB

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Ilham

Membaca buku. Ilustrasi

Membaca buku. Ilustrasi

Foto: Boldsky

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy membuka secara resmi Indonesia International Book Faif (IIBF) 2016 di JCC Senayan, Jakarta. Ia mengapresiasi penyelenggaraan IIBF 2016 yang memberikan akses buku lebih terjangkau pada masyarakat.

 

Ia menyebut, minat baca pelajar Indonesia masih rendah. Hal tersebut juga berbanding lurus dengan rendahnya pertumbuhan literasi di Indonesia.

"Lembaga riset mengatakan, keterbacaan masyarakat terlambat lima tahun. Minat baca anak SMA kelas XII setingkat dengan SMP kelas VIII," kata Muhadjir di JCC Senayan, Jakarta, Rabu (28/9).

Mendikbud mengatakan, menumbuhkan minat baca bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja. Meski ia tidak menampik, tanggung jawab Kemendikbud adalah menterbacakan masyarakat agar menjadi patner perbukuan.

"Kalau masyarakat minat bacanya rendah, maka tak ada artinya buku yang banyak," ujar mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Jawa Timur.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile