Jumat 14 Oct 2016 20:23 WIB

Jatim Bakal Dijadikan Provinsi Kopi

Rep: Binti Sholikah/ Red: Yudha Manggala P Putra
Ilustrasi
Foto: wordpress.com
Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf berinisiatif menjadikan Jatim sebagai menjadi provinsi kopi di Indonesia. Sebab, banyaknya produk kopi dan area perkebunan kopi di Jatim sangat luas, terutama di daerah sisi selatan.

Gus Ipul, sapaan akrabnya, menyebutkan area perkebunan kopi di Jatim membentang di pantai sisi selatan sampai Kabupaten Banyuwangi. Selain itu, juga terdapat perkebunan kopi di Pasuruan, Situbondo, dan Bondowoso.

“Ya kira-kira akan menjadi ikon kita yang baru. Kita juga provinsi industri, provinsi agro, tapi kalau kita bisa juga menjadi provinsi kopi. Untuk Jatim cukup luas lahan perkebunan kopi,” kata Gus Ipul dalam acara talkshow Bincang Santai Kopi Tak Sekedar Ngopi di Hotel Singgasana Surabaya, Jumat (14/10).

Gus Ipul menyatakan, kopi dari Jatim dan Indonesia kualitasnya lebih bagus dibandingkan negara penghasil kopi lainnya seperti Vietnam maupun Brazil. Bahkan Java Coffee yang sangat terkenal di mancanegara asalnya dari Jatim bagian selatan. Beberapa produk kopi dari Jatim juga telah menembus pasar ekspor, seperti Kopi Dampit dari Malang yang sudah diekspor ke Eropa.

“Ekspor kopi kita sudah lumayan bahkan bisa menembus ke Negara Maroko. Nah sekarang, kita ingin memperkuat pasar dalam negeri sekaligus pasar luar negeri. Saya ingin memperkuat industri kopi dan warung kopi. Pemprov juga berjanji akan memberikan bunga murah untuk kredit bagi petani kopi di Jatim,” imbuhnya.

Menurutnya, ada beberapa langkah yang harus dilakukan agar produk kopi dari Indonesia dapat bersaingan dengan negara-negara lain. Fokus utamanya, masyarakat harus memiliki pengetahuan yang baik, termasuk hal-hal yang paling teknis, bagaimana meminum kopi yang baik. Kemudian, bagaimana pelayanan yang bagus dan menjaga kebersihan, serta mengetahui cara menyeduh kopi.

"Kita ingin ngopi sebagai gaya hidup baru. Kami ingin tempat ngopi seperti warung-warung kopi belajar ke cafe-cafe. Jadi kopi tidak sekedar ngopi, ada ekonomi yang bergerak. Kopi sangat berkontribusi terhadap kemajuan Jatim, sebagai penggerak ekonomi rakyat," ujarnya.

Sementara itu, Pemilik Café Kopi, Sandrina Malakiano menjelaskan asal mula dirinya membuka usaha kopi. Ia mengaku sebagai pecinta kopi Indonesia. Saking cintanya dengan kopi, ia berkeliling seluruh Indonesia untuk menikmati kopi.

Untuk itu, cafe kopi yang dimilikinya menggunakan kopi Indonesia. Sebab, kopi Indonesia adalah yang terbaik, memiliki aneka ragam dan karakter yang luar biasa dari masing-masing daerah.

Presenter yang dikenal dari salah satu media swasta itu juga mengapresiasi ide Gus Ipul yang mengangkat kopi Indonesia yang dahulunya telah menjadi peringkat pertama di dunia dalam segi kualitas dan produksi. "Jatim luar biasa merupakan salah satu provinsi penghasil kopi di Indonesia," ucapnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement