Monday, 7 Rabiul Awwal 1444 / 03 October 2022

Monday, 7 Rabiul Awwal 1444 / 03 October 2022

 

7 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Penjambret di Medan Diamuk Massa, Satu Tewas

Selasa 08 Nov 2016 11:47 WIB

Rep: Issha Harruma/ Red: Israr Itah

Penjambret ditangkap (ilustrasi)

Penjambret ditangkap (ilustrasi)

Foto: ANTARA/Eric Ireng

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Satu dari tiga penjambret di Medan tewas diamuk massa. Seorang rekannya kritis, sementara satu yang selamat langsung dijebloskan ke balik sel tahanan.

 

Pelaku yang tewas diketahui bernama Dicky (19) sementara rekannya yang kritis dan masih dirawat di RS Bhayangkara Medan berinisial AG (18). Keduanya merupakan warga Simalingkar B. Satu rekan mereka berinisial YH (16), warga Jalan Subur, Sari Rejo, Medan kini mendekam di sel tahanan Mapolsek Medan Baru.

Kanit Reskrim Polsek Medan Baru Iptu Arya Nusa Hindrawan mengatakan, kejadian tersebut terjadi di Jalan Dr Mansyur Gang Saudara, Medan. Ketiga pelaku disebut merampas ponsel milik Ali Siregar (18), warga yang tinggal di dekat TKP. Saat itu, dia sedang berjalan kaki sambil bermain ponsel, Senin (7/11) sekitar pukul 22.00 WIB.

Saat kejadian, ketiga pelaku mendekati korbannya, Ali. Seorang di antara mereka pun turun dari sepeda motor dan merampas ponsel milik Ali. Tak terima ponselnya dirampas, pemuda itu langsung mengejar pelaku dan menarik sepeda motor mereka hingga jatuh.

Seorang pelaku kemudian bangkit dan mengacungkan sebilah pisau dan mengancam Ali. Korban pun kabur dan berteriak minta tolong. Teriakannya ini menarik perhatian warga yang langsung mengejar, menangkap, dan kemudian menghajar ketiga pelaku beramai-ramai.

Beruntung, personel Polsek Medan Baru tiba di lokasi kejadian tak lama kemudian. Pelaku yang tewas, Dicky dan A yang kritis pun langsung dibawa ke RS Bhayangkara Medan. Sementara seorang pelaku lain, YH langsung dibawa ke Mapolsek Medan Baru untuk diproses.

"YH masih menjalani pemeriksaan. Kami masih mengembangkan kasus ini" ujar Arya. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile