Jumat 09 Dec 2016 01:24 WIB

Soal Aksi 411 dan 212, JK: Keadilan Bangsa Perlu Diperbaiki

Rep: dess/ Red: Winda Destiana Putri
Jusuf Kalla
Foto: Republika/Raisan Al Farisi
Jusuf Kalla

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menilai aksi damai umat Islam yang digelar pada 4 November dan 2 Desember lalu menunjukan perlunya perbaikan keadilan bangsa. Aksi damai tersebut menuntut penahanan terhadap tersangka dugaan penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

"Tadi pak ketua menggambarkan tentang 411, 212. Kenapa itu? Ada apa? Kalau hanya masalah Ahok, saya pikir seribu, sepuluh ribu cukup. Tapi kenapa yang datang jutaan? Ialah karena ada perasaan yang mungkin perlu kita pelajari di kalangan umat. Ada perlu kita perbaiki keadilan bangsa ini," kata JK saat acara Silaknas ICMI di Ancol, Jakarta, Kamis (8/12).

Ia menegaskan, pemerintah pun, dalam hal ini Presiden dan Wapres bertanggung jawab terhadap hal ini. Karena itu, ia juga mendorong seluruh pihak untuk ikut melakukan perbaikan-perbaikan. "Tentu saya sangat bertanggung jawab dengan presiden, semuanyalah kita. Ada perasaan kehidupan yang perlu kita perbaiki, perlu kita dorong, yang baik sebaik-baiknya," kata JK.

Dalam acara ICMI itupun diharapkan para cendikiawan ICMI melakukan kajian-kajian atas peristiwa yang terjadi serta berupaya mencari solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi negera untuk memperbaiki kondisi ekonomi. "Karena itulah maka kita hadir di sini untuk mengkaji hal-hal itu dan bagaimana melaksanakannya hal-hal itu. Perbaikan-perbaikan kehidupan ekonomi bangsa ini," ujar JK.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يَسْتَفْتُوْنَكَۗ قُلِ اللّٰهُ يُفْتِيْكُمْ فِى الْكَلٰلَةِ ۗاِنِ امْرُؤٌا هَلَكَ لَيْسَ لَهٗ وَلَدٌ وَّلَهٗٓ اُخْتٌ فَلَهَا نِصْفُ مَا تَرَكَۚ وَهُوَ يَرِثُهَآ اِنْ لَّمْ يَكُنْ لَّهَا وَلَدٌ ۚ فَاِنْ كَانَتَا اثْنَتَيْنِ فَلَهُمَا الثُّلُثٰنِ مِمَّا تَرَكَ ۗوَاِنْ كَانُوْٓا اِخْوَةً رِّجَالًا وَّنِسَاۤءً فَلِلذَّكَرِ مِثْلُ حَظِّ الْاُنْثَيَيْنِۗ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمْ اَنْ تَضِلُّوْا ۗ وَاللّٰهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ ࣖ
Mereka meminta fatwa kepadamu (tentang kalalah). Katakanlah, “Allah memberi fatwa kepadamu tentang kalalah (yaitu), jika seseorang mati dan dia tidak mempunyai anak tetapi mempunyai saudara perempuan, maka bagiannya (saudara perempuannya itu) seperdua dari harta yang ditinggalkannya, dan saudaranya yang laki-laki mewarisi (seluruh harta saudara perempuan), jika dia tidak mempunyai anak. Tetapi jika saudara perempuan itu dua orang, maka bagi keduanya dua pertiga dari harta yang ditinggalkan. Dan jika mereka (ahli waris itu terdiri dari) saudara-saudara laki-laki dan perempuan, maka bagian seorang saudara laki-laki sama dengan bagian dua saudara perempuan. Allah menerangkan (hukum ini) kepadamu, agar kamu tidak sesat. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”

(QS. An-Nisa' ayat 176)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement