Selasa 13 Dec 2016 19:00 WIB

Kampanye Sosialisme di Tanduk Afrika

Rep: Marniati/ Red: Agung Sasongko
Bendera somalia
Bendera somalia

REPUBLIKA.CO.ID,   JAKARTA -- Pada 4 September 1971, Siad Barre (kepala negara) mendesak lebih dari 100 guru agama berpartisipasi membangun masyarakat sosialis baru. Dia mengkritik metode mereka mengajar di sekolah-sekolah Alquran dan melarang menggunakan agama untuk keuntungan pribadi.

Kampanye untuk sosialisme ilmiah intensif pada 1972. Para pemimpin agama harus mempunyai pengaruh moral, tetapi menahan diri mencampuri urusan politik atau ekonomi. (Baca: Somalia, Negeri Pertama Memeluk Islam)

Pada awal Januari 1975 pemerintah membangkitkan pesan kesetaraan, keadilan, dan kemajuan sosial yang terkandung dalam Alquran. Siad Barre mengumumkan hukum keluarga baru yang memberikan hak waris atas dasar kesetaraan antara laki-laki dan perempuan.