Rabu 14 Dec 2016 16:44 WIB

Kota Mataram Miliki Alat Transportasi Ramah Perempuan dan Anak

Rep: Muhammad Nursyamsi/ Red: Dwi Murdaningsih
Gubernur NTB TGH Zainul Majdi secara resmi meluncurkan BRT di Kota Mataram, Senin (21/11). 25 BRT akan melintasi sejumlah ruas jalan di Kota Mataram.
Foto: Republika/Muhammad Nursyamsyi
Gubernur NTB TGH Zainul Majdi secara resmi meluncurkan BRT di Kota Mataram, Senin (21/11). 25 BRT akan melintasi sejumlah ruas jalan di Kota Mataram.

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Kota Mataram telah memiliki 25 unit Bus Rapid Transit yang diluncurkan pada 21 November lalu untuk melintasi sejumlah ruas jalan di Ibu Kota Provinsi NTB. Koordinator Program Maju Perempuan Indonesia untuk Penanggulangan Kemiskinan (Mampu Bakti) Sub Office NTB Nurjanah mengaku senang dengan kehadiran BRT ini.

"Bersih, wangi, dan dilengkapi koleksi musik kekinian," katanya kepada Republika.co.id di Mataram, Rabu (14/12).

Dengan kapasitas penumpang hingga 70 orang, bus dengan warna dominan biru ia nilai cukup ramah terhadap perempuan dan anak-anak.

"Saya pun diajak ikut merasakan naik bus sekolah. Senang banget rasanya, maklum masa sekolah dulu hanya jalan kaki sampai jarak 2 km," ungkapnya.  

Dari hasil pengalamannya, ia mencatat ada sejumlah hal yang perlu dibenahi dalam sistem angkutan umum massal (SAUM) tersebut, diantaranya untuk lebih memperbanyak jumlah halte. Titik penjemputan, lanjutnya, berbasis halte, untuk memudahkan konsentrasi jumlah anak sekolah yang akan diantar-jemput.  

Selain itu, ia menilai perlunya regulasi yang memastikan publik menggunakan fasilitas bis sekolah lantaran di sepanjang jalan, masih sangat banyak anak-anak belum berumur 17 tahun membawa kendaraan pribadi. Menurutnya, para pelajar pun gembira dengan adanya BRT, yang membuat para orang tua bisa langsung menuju tempat kerja tanpa harus mengantar dan menjemput anaknya saat ke sekolah.

"Informasi jadwal, rute yang dilalui bis sekolah masih belum jelas dan perlunya semua pihak menyosialisasikan keberadaan bus sekolah gratis. Alhamdulillah, sudah mulai banyak yang memanfaatkan. Sukses," katanya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يَسْتَفْتُوْنَكَۗ قُلِ اللّٰهُ يُفْتِيْكُمْ فِى الْكَلٰلَةِ ۗاِنِ امْرُؤٌا هَلَكَ لَيْسَ لَهٗ وَلَدٌ وَّلَهٗٓ اُخْتٌ فَلَهَا نِصْفُ مَا تَرَكَۚ وَهُوَ يَرِثُهَآ اِنْ لَّمْ يَكُنْ لَّهَا وَلَدٌ ۚ فَاِنْ كَانَتَا اثْنَتَيْنِ فَلَهُمَا الثُّلُثٰنِ مِمَّا تَرَكَ ۗوَاِنْ كَانُوْٓا اِخْوَةً رِّجَالًا وَّنِسَاۤءً فَلِلذَّكَرِ مِثْلُ حَظِّ الْاُنْثَيَيْنِۗ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمْ اَنْ تَضِلُّوْا ۗ وَاللّٰهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ ࣖ
Mereka meminta fatwa kepadamu (tentang kalalah). Katakanlah, “Allah memberi fatwa kepadamu tentang kalalah (yaitu), jika seseorang mati dan dia tidak mempunyai anak tetapi mempunyai saudara perempuan, maka bagiannya (saudara perempuannya itu) seperdua dari harta yang ditinggalkannya, dan saudaranya yang laki-laki mewarisi (seluruh harta saudara perempuan), jika dia tidak mempunyai anak. Tetapi jika saudara perempuan itu dua orang, maka bagi keduanya dua pertiga dari harta yang ditinggalkan. Dan jika mereka (ahli waris itu terdiri dari) saudara-saudara laki-laki dan perempuan, maka bagian seorang saudara laki-laki sama dengan bagian dua saudara perempuan. Allah menerangkan (hukum ini) kepadamu, agar kamu tidak sesat. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”

(QS. An-Nisa' ayat 176)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement