Jumat 16 Dec 2016 16:51 WIB

BI Ungkap 3 Faktor Pendorong Pertumbuhan Kredit 2017

Rep: Idealisa Masyrafina/ Red: Nur Aini
Kredit (ilustrasi)
Foto: Republika/Wihdan
Kredit (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bank Indonesia (BI) optimistis pertumbuhan kredit pada tahun depan akan lebih baik dibandingkan pada tahun ini yakni di kisaran 10-12 persen.

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo mengatakan, ada tiga faktor yang akan mendorong pertumbuhan kredit. Pertama, pada tahun depan kondisi perbankan akan lebih baik, setelah meningkatkan biaya pencadangan untuk menekan risiko kredit bermasalah pada tahun ini.

"Risiko kredit meningkat sehingga bank-bank perlu konsolidasi meningkatkan cadangan untuk risiko kredit macet (NPL). Tapi kami perkirakan gross NPL 3,2 persen di Oktober sudah di puncaknya, mulai menurun," tutur Perry di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (16/12).

Dengan demikian, menurut Perry, perbankan akan lebih siap menyalurkan kredit pada paruh kedua tahun depan. Selain itu, pembiayaan dari nonbank juga akan lebih tinggi pada tahun depan.