Tuesday, 1 Rabiul Awwal 1444 / 27 September 2022

Tuesday, 1 Rabiul Awwal 1444 / 27 September 2022

 

1 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Tak Kuasa Menanggung Beban Hidup, Kakek Gantung Diri

Rabu 04 Jan 2017 01:17 WIB

Rep: Kabul Astuti/ Red: Bilal Ramadhan

Mayat tewas gantung diri (ilustrasi)

Mayat tewas gantung diri (ilustrasi)

Foto: depotproperty.com

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Seorang kakek berusia 65 tahun, Ranin, ditemukan tewas gantung diri di rumahnya Kampung Nawit RT 03/02 Ds. Kertarahayu Kecamatan Setu, Kab Bekasi pada Selasa (3/1) sekitar pukul 14.00 WIB.

 

Kasubag Humas Polres Metro Bekasi, AKP Kunto Bagus Sediyatmoko mengatakan mayat korban pertama kali ditemukan oleh menantunya, Nein (45 tahun), sekitar pukul 14.00 WIB. Ditemukan pula, satu buah tali tambang warna hijau dengan panjang sekitar 7 meter.

"Saksi Nein (45 tahun), melihat korban yang sedang tergantung di teras depan rumah korban dan sudah dalam keadaan tidak bernyawa," kata AKP Kunto Bagus Sediyatmoko, Rabu (4/1).

Jasad korban kemudian diturunkan oleh saksi, dan dilaporkan ke Polsek Setu Polrestro Bekasi. Kunto menambahkan, tindakan bunuh diri ini merupakan yang kedua kalinya dilakukan korban.

Menurut para saksi, tiga hari sebelum kejadian, korban sudah pernah bercerita bahwa dirinya sudah mencoba bunuh diri dengan minum lotion anti nyamuk. Namun, saat itu korban hanya mengalami sakit perut saja. Tak disangka, kakek yang sehari-harinya menjadi linmas ini mengulangi lagi percobaan bunuh diri tersebut.

"Korban tinggal seorang diri. Istrinya tinggal di rumah anaknya di daerah Gandoang, Cileungsi, Bogor. Semasa hidupnya korban mengalami sakit maag, darah tinggi, asam urat, dan jantung," ujar Kunto.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 

BERITA TERKAIT

 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile