REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Gempa berpusat di Barat Laut Pesisir Selatan, Sumatera Barat, dengan kekuatan 5,5 Skala Richter (SR) pada Senin (9/1), dirasakan hingga ke Solok Selatan di provinsi itu. Warga Pasir Talang, Kecamatan Sungai Pagu, Ikbal (20 tahun) menyebutkan, guncangan gempa terasa cukup kuat.
"Gempa cukup kuat terasa. Saya dan ibu yang sedang di dapur langsung ke luar rumah," ujarnya.
Sesampainya di luar rumah, terlihat beberapa tetangga juga sudah berlarian untuk menyelamatkan diri. Gempa yang terjadi saat azan Magrib itu, sempat mengagetkan sejumlah warga. "Ada beberapa tetangga yang sempat teriak 'gampo, gampo, gampo' (gempa)," ujarnya.
Setelah getaran gempa mereda, warga mulai kembali ke dalam rumah. Warga lainnya, Harry (25), mengatakan, dirinya merasa adanya gempa setelah melihat air minumnya bergoyang. "Saat gempa, saya sedang nonton televisi. Terlihat air minum saya dalam gelas goyang, kemudian saya keluar rumah," ujarnya.
Menurut BMKG, gempa yang berpusat di 64 kilometer barat laut Pesisir Selatan itu berkekuatan 5,5 SR. Gempa bumi yang terjadi sekitar pukul 18.28 WIB di lokasi 1,69 lintang selatan dan 100,31 bujur timur tersebut terjadi di kedalaman 17 kilometer. Gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.
Getaran gempa tersebut juga dirasakan di sejumlah kabupaten dan kota di Sumbar, seperti Padang, Agam, Mentawai, Pariaman, Pesisir Selatan, Tanah Datar, dan Bukittinggi.