Rabu 18 Jan 2017 12:44 WIB

Ahok Mengaku Sudah Seperti Orang Jawa yang Santun

Rep: Dian Fath Risalah/ Red: Teguh Firmansyah
 Paslon Cagub dan Cawagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat saat mengikuti debat publik perdana di Jakarta, Jumat (13/1) malam.
Foto: Republika/Prayogi
Paslon Cagub dan Cawagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat saat mengikuti debat publik perdana di Jakarta, Jumat (13/1) malam.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Calon gubernur DKI pejawat Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menglaim saat ini sudah berubah dan telah menjadi orang versi baru. Ahok sekarang sudah menjadi orang Jawa yang santun.

Ia pun meminta doa agar bisa konsisten, kendati mengaku masih suka panas dengan berbagai fitnah dan sindiran kepadanya. 

"Makanya saya mesti menjelaskan. Kalau kadang-kadang masih menyindir kiri-kanan ya itu nggak bisa dihindari lah ya. Saya kadang panas juga, makanya saya minta doa. Sekarang kan sudah Ahok versi baru. Ahok sekarang kan sudah Basuki Tjahaja Purnama, orang Jawa yang santun banget," ujar mantan bupati Belitung Timur itu di Rumah Lembang, Menteng Jakarta Pusat, Rabu (18/1).

Ahok mengaku tak mau ambil pusing ihwal kedua pasangan calon lawannya yang menyontek program ia jalankan selama menjadi gubernur DKI. Ia hanya menyayangkan pesaingnya yang bingung menjual program, tapi justru menyalahkan kebijakan pemerintah DKI saat ini. Hal itu justru membuat fitnah-fitnah tak benar.

"Kanan kiri contek program saya, kok saya bisa terima-terima saja karena dalam debat saya mencoba mengosongkan diri saya yang gubernur, saya memosisikan sebagai calon gubernur. Jadi saya nggak merasa sudah mengerjakan semua," kata Ahok

Ahok juga tak memungkiri sebagai pejawat ia memiliki nilai tambah sendiri di mata masyarakat. Hal tersebut juga  membuat dirinya menjadi lebih tenang saat menjalani debat kandidat.

"Saya berpikir begini, saya ini gubernur DKI lho sampe Oktober 2017, saya sudah kerja empat tahun lebih dengan program yang jelas dan terukur," katanya.

Baca juga,  Ahok Mengaku Dinasihati Usai Sindir Anies Saat Debat Cagub.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.

(QS. Al-Ma'idah ayat 6)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement