Sabtu 21 Jan 2017 21:51 WIB

Mahasiswa UMY Tewas Terjatuh ke Jurang Gunung Sumbing

Gunung Sumbing
Foto: panoramio.com
Gunung Sumbing

REPUBLIKA.CO.ID, MAGELANG -- Seorang mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Bramantyansah (19), warga Mrisi, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, tewas terjatuh dalam pendakian di Gunung Sumbing, Kabupaten Magelang, Sabtu (21/1).

Kepala SAR Kabupaten Magelang Heri Prawoto mengatakan korban bersama empat temannya sekitar pukul 08.00 WIB melakukan pendakian di Gunung Sumbing, melalui jalur Kaliangkrik, Kabupaten Magelang. Kemudian sekitar pukul 13.00 WIB korban dilaporkan terjatuh ke jurang yang berbatu dan ada aliran sungai dengan kedalaman sekitar 10 meter.

Kabar jatuhnya korban tersebut kemudian dilaporkan basecamp ke Yogyakarta. Selanjutnya, menindaklanjuti laporan tersebut sekitar 11 orang menuju jurang melalui Pos 2 untuk melakukan evakuasi terhadap korban.

Basarnas Semarang, SAR Kabupaten Magelang, BPBD Kabupaten Magelang, TNI, Polri dan warga sekitar pukul 15.30 WIB berhasil mengevakuasi korban dari dalam jurang dengan tandu darurat.

Ia mengatakan korban mengalami luka di kepala bagian belakang. Namun demikian, setelah berhasil dievakuasi hingga menuju basecamp sekitar pukul 18.00 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia.

"Untuk mengevakuasi korban yang terlibat Basarnas Semarang satu regu, SAR Kabupaten Magelang, Damkar dan lainnya," kata Heri.

Kepala Pelaksana Badan Penanggungalan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang, Edy Susanto mengatakan, korban meninggal setelah berhasil dievakuasi dan diperiksa di Puskesmas Kaliangkrik, kemudian dibawa menuju Yogyakarta.

sumber : antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.

(QS. Al-Ma'idah ayat 6)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement