Sabtu 04 Jun 2016 19:02 WIB

Kisah Hidup Muhammad Ali di Atas Ring

Rep: Purwadi/ Red: Citra Listya Rini
30 Oktober 1974, Rumble in the Jungle. Pertandingan antara Muhammad Ali dan George Foreman.
Foto: youtube
30 Oktober 1974, Rumble in the Jungle. Pertandingan antara Muhammad Ali dan George Foreman.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA  --  Mengenal sosok Muhammad Ali lebih dekat. Muhammad Ali yang bernama asli Cassius Marcellus Clay Jr lahir di Louisville, Kentucky, pada tanggal 17 Januari 1942. Dia mulai menyenangi tinju pada usia 12 tahun. Joe Martin yang mengajak dia berlatih tinju.

Di tinju amatir, Clay memenangi dua penghargaan dari National Golden Gloves, dua penghargaan National AAU,  dan yang terpenting adalah merebut medali emas di kelas berat ringan pada Olimpiade 1960. Rekor pertandingan Clay di dunia amatir adalah bertarung 103 kali dan hanya lima kali kalah.

Pada 29 Oktober 1960, Clay beralih ke tinju profesional. Clay bertarung untuk pertama kali dengan Tunney Hunsaker dan langsung menganvaskan lawannya pada ronde keenam, di Louisville. Pada 1961, Clay memenangi delapan kali pertandingan.

Pada 1962, Clay menantang Sonny Bank. Pertandingan itu berlangsung di Madison Square Garden. Clay terjatuh untuk pertama kalinya selama karier bertinjunya, tetapi dia bangkit dan membalas dengan menganvaskan Bank pada ronde keempat.

Setelah pertandingan, Clay kembali mencatat empat kemenangan dan menghentikan petinju veteran Archie Moore pada ronde keempat di pertandingan terakhirnya pada 1962. Sepanjang 1963, Clay mencatat tiga kali kemenangan, di antaranya menganvaskan Henry Cooper di ronde kelima.

Pada 25 Februari 1964, Clay menantang juara tinju di kelas berat Charles ''Sonny'' Liston untuk perebutan gelar. Clay pada saat itu masih minim pengalaman, tapi dia mempunyai kecepatan pergerakan.

Clay menganvaskan Liston pada ronde ketujuh dan tercatat sebagai petinju muda kedua yang merenggut gelar juara dalam sejarah. Setelah pertandingan itu, Clay mengumumkan kepada dunia bahwa dia telah berganti nama menjadi Muhammad Ali dan memeluk Islam.

Ali kembali melakukan pertandingan ulangan yang dramatis dengan Liston. Muhammad Ali merobohkan Liston pada ronde pertama dengan pukulan Phantom Punch.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement