Jumat 22 Dec 2017 14:20 WIB

Stapac Siapkan Mental Lawan Pelita Jaya

Rep: Fitriyanto/ Red: Endro Yuwanto
Point guard Stapac, Dominique 'Dom' William saat membela timnya menghadapi Satya Wacana Salatiga pada IBL Pertalite Seri 2 Bandung di GOR C'tra Arena, Sabtu (16/12).
Foto: dok IBL
Point guard Stapac, Dominique 'Dom' William saat membela timnya menghadapi Satya Wacana Salatiga pada IBL Pertalite Seri 2 Bandung di GOR C'tra Arena, Sabtu (16/12).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kompetisi bola basket Indonesian Basketball League (IBL) Pertalite 2017/2018 mempersembahkan laga boxing day. Lanjutan kompetisi basket tertinggi di Tanah Air ini digelar saat liburan Natal, yakni pada seri tiga 23 hingga 25 Desember 2017 di Sritex Arena Solo, Jawa Tengah.

Selain partai rematch final antara Pelita Jaya Jakarta melawan Satria Muda (SM) Pertamina Jakarta. Ada satu partai yang mempertemukan dua tim besar lainnya yakni, Pelita Jaya menghadapi Stapac Jakarta.

Pada pertemuan pertama antara Pelita Jaya melawan Stapac yang berlangsung Ahad (10/12) di GOR Sahabat Semarang, Stapac Jakarta di luar dugaan kalah dengan angka yang mencolok yakni 57-85.

Manajer tim Stapac, Gagan Rahmat kepada Republika.co.id, Jumat (22/12) menyatakan, tidak mau lagi menelan hasil yang sama dari pertemuan pertama. "Untuk pertemuan ke dua ini kami akan lebih prepare menghadapi Pelita Jaya. Tim pelatih telah menyiapkan strategi. Kami juga menyiapkan mental pemain untuk menghadapi Pelita Jaya nanti," ujar dia.

Duel Pelita Jaya melawan Stapac akan menjadi penutup pertandingan di seri tiga Solo nanti yakni pada Senin (25/12) pukul 15.00 WIB.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.

(QS. Al-Ma'idah ayat 6)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement