REPUBLIKA.CO.ID, AUSTRALIA -- Petenis asal Swiss, Stanislas Wawrinka, sukses merebut gelar terhormat di turnamen grand slam Australia Terbuka. Petenis peringkat lima dunia itu berhasil mengalahkan favorit juara, Rafael Nadal, dalam pertarungan empat set, 6-3 6-2 3-6 6-3, pada partai puncak Australia Terbuka, Ahad (25/1) sore waktu setempat.
Pertandingan itu sempat diwarnai insiden cedera. Pada saat awal pertandingan set kedua Nadal sempat mendapat perawatan medis. Petenis Spanyol itu dinyatakan bisa melanjutkan ke pertandingan set ketiga dan bahkan memenangi set itu. Namun pada set keempat Nadal tidak bisa berbuat banyak dan harus merelakan gelar juara ke Wawrinka.
Wawrinka mengaku salut atas perjuangan lawannya di final tersebut. Ia melihat Nadal sebagai sosok juara sejati karena memilih tidak menyerah walau didera cedera punggung dan melanjutkan pertandingan.
''Saya turut bersimpati atas kondisi Rafa. Dia adalah teman yang luar biasa dan seorang juara. Selalu menyenangkan berhadapan dengan dirinya,'' kata Wawrinka.
Dalam 12 pertemuan terakhir antara kedua petenis, Wawrinka tidak pernah sekalipun bisa mengalahkan petenis nomor satu dunia tersebut. Terakhir, Nadal mampu menumbangkan Wawrinka di ajang London Masters, tahun lalu.