Senin 15 Dec 2014 17:26 WIB

Duh, Hendra/Ahsan Tergabung dalam Grup Neraka

Hendra Setiawan (kiri) dan Mohammad Ahsan berpose dengan trofi juara Hong Kong Open Super Series, Ahad (23/11).
Foto: PBSI
Hendra Setiawan (kiri) dan Mohammad Ahsan berpose dengan trofi juara Hong Kong Open Super Series, Ahad (23/11).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- Turnamen akhir tahun yang mempertemukan para pemain bulu tangkis top dunia, BWF World Super Series Final (SSF) yang akan berlangsung di Dubai pada 17-21 Desember 2014. Indonesia meloloskan empat pemainnya di empat sektor berbeda.

Hasil pengundian paling buruk berada di tangan pasangan ganda putra andalan Indonesia Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan. Dalam pengundian, Hendra/Ahsan berada dalam grup neraka karena mempertemukan dengan rival mereka dari Korea Selatan sekaligus peringkat 1 dunia, Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong di Grup A.

Pasangan lainnya di Grup A yaitu Chai Biao/Hong Wei dari Cina dan pasangan Korea Selatan lainnya yang juga merupakan Juara Dunia 2014, Ko Sung Hyun/Shin Baek Cheol. Di sektor ganda campuran, pasangan Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana 'Butet' Natsir juga tidak dapat dikatakan mudah.

Owi/Butet berada di Grup B yang berisi Joachim Fischer/Christinna Pedersen dari Denmark, Sudket Prapakamol/Saralee Thungthongkam dari Thailand dan Liu Cheng/Bao Yixin dari Cina.

Dua pasangan pertama juga berada dalam satu grup pada Super Series Final 2013. Saat itu, Owi/Butet menderita tiga kekalahan dan harus puas berada di posisi juru kunci dan gagal lolos ke babak semifinal.

Di sektor ganda putri, peraih medali emas Asian Games 2014 Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari berada di Grup B. Bersama dengan Juara Dunia 2014 dari Cina, Tian Qing/Zhao Yunlei, Miyuki Maeda/Reika Kakiiwa dari Jepang pasangan kembar dari Cina, Luo Ying/Luo Yu.

Hasil undian relatif mudah diterima Tommy Sugiarto di sektor tunggal putra. Tommy berada di Grup B bersama dengan Jan Østergaard Jørgensen dari Denmark, Srikanth Kidambi dari India dan Kento Momota dari Jepang.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement