Selasa 13 Jun 2017 05:59 WIB

Apa Pun Arenanya, Pebulu Tangkis Asing Tetap Suka Indonesia

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Ratna Puspita
Arena baru BCA Indonesia Open 2017 di Plenary Hall, JCC Senayan, Jakarta.
Foto: antara/wahyu putro a
Arena baru BCA Indonesia Open 2017 di Plenary Hall, JCC Senayan, Jakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA –- BCA Indonesia Terbuka Superseries Premier (BIOSSP) 2017 kini menggunakan venue baru, yaitu di Plennary Hall Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta. Turnamen yang dihelat sejak Senin (12/6) itu menjadi berbeda karena menggunakan mengalihfungsikan gedung serbaguna menjadi arena pertandingan. 

Ketua Panitia Pelaksana Achmad Budiharto mengatakan perubahan arena tidak berpengaruh terhadap iklim pertandingan di Indonesia. Apapun venue yang digunakan untuk menggelar pertandingan, dia menyatakan, atlet dari luar negeri menyukai iklim pertandingan di Indonesia.

Kondisi ini tidak bisa dilepaskan dari antusiasme para penonton Indonesia menyaksikan pertandingan bulu tangkis. "Alhamdulillah penonton cukup antusias dan aktif mendukung semua pemain tidak di Indonesia saja,” ujar dia, Senin (13/6). 

Dia pun optimistis semua atlet mampu tampil maksimal tanpa ada kendala berarti dengan venue baru. Budiharto juga menegaskan tidak khawatir dengan pertandingan yang dijalankan pada bulan puasa. 

“Memang ini venue baru, kita semua mencoba beradaptasi tapi semua yang disiapkan sudah menjadi jalan terbaik untuk semua atlet,” kata Budiharto. 

Budi menyatakan berbagai booth bakal tersedia di bagian hall JCC mulai penyelenggaraan hari kedua pada Selasa (13/6) ini. Beberapa stand makanan juga akan buka untuk memudahkan penonton membeli makanan saat berbuka puasa. Dia menambahkan panitia juga berencana menyiapkan sajian berbuka sederhana untuk berbuka puasa. 

BIOSSP bakal diselenggarakan hingga Ahad, 18 Juni 2017. Pada turnamen berhadiah total 1 juta dolar AS ini, Indonesia menargetkan satu gelar juara. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement