Jumat 24 Feb 2017 15:45 WIB

Karyawan Freeport yang Kena PHK Pulang Kampung

Rep: Frederikus E Bata/ Red: Indira Rezkisari
Kota Tembagapura yang indah dan dingin tempat para pekerja tambang PT Freeport Indonesia tinggal. Segala fasilitas tersedia di kota kecil ini.
Foto: Republika/Maspril Aries
Kota Tembagapura yang indah dan dingin tempat para pekerja tambang PT Freeport Indonesia tinggal. Segala fasilitas tersedia di kota kecil ini.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Karyawan PT Freeport Indonesia yang diputuskan hubungan kerja kembali ke kampung halaman. Para pekerja tersebut umumnya berasal dari luar Papua.

"Kembali ke kampungnya masing-masing, kita sendiri belum tahu, apa yang  dikerjakan. Mungkin dengan kepulangannya mereka, mencari kembali (pekerjaan)," kata Sekretaris Hubungan Industrial Serikat Pekerja PTFI, Tri Puspital, kepada Republika.co.id, Jumat (24/2).

Tri menerangkan pekerja tersebut didominasi warga asal pulau Jawa. "Campuran sih, lebih banyak dari Pulau Jawa, ada juga dari Sumatera," katanya.

Sebelumnya, menurut Tri, ada ratusan karyawan kontraktor dan karyawan privatisasi PTFI sudah di-PHK. Salah satunya adalah pekerja dari perusahaan penyuplai makanan untuk PTFI, PT Pangansari Utama.

Ia melanjutkan pihaknya terus melakukan konsolidasi di lingkungan serikat pekerja manakala ada yang mendapat panggilan dari perusahaan. Konsolidasi itu terkait dokumen yang ditandatangani.

"Konsolidasi ke anggota-anggota kita yang mana kalau ada pemanggilan, kita kasih pemahaman. Intinya jangan sampai menandatangani hal-hal yang tidak mesti ditandatangani," ujarnya Tri menjelaskan.

Dalam pantauannya pihak keamanan dari Polri dan TNI senantiasa berjaga-jaga di sekitar area PTFI. Meski menurutnya masih kondusif, para petugas tersebut telah berada sejak polemik antara PTFI dengan pemerintah terjadi.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.

(QS. Al-Ma'idah ayat 6)

Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement