Tuesday, 8 Rabiul Awwal 1444 / 04 October 2022

Tuesday, 8 Rabiul Awwal 1444 / 04 October 2022

 

8 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Jimly: Ketidaksetujuan Mazhab Konsumsi Internal

Selasa 07 Mar 2017 10:25 WIB

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Agus Yulianto

Ketua Umum Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI), Jimly Asshidiqie

Ketua Umum Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI), Jimly Asshidiqie

Foto: ROL/Fian Firatmaja

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI), Jimly Asshidiqie, menilai ketidaksetujuan atas suatu mazhab memang wajar-wajar saja. Tapi, dia menekankan, rasa tidak setuju itu seharusnya menjadi konsumsi internal saja.

 

"Jika tidak setuju atau tidak suka cukup di dalam hati, atau dibicarakan intern saja, kalau ke luar menimbulkan masalah antar," kata Jimly kepada Republika.co.id, Senin (6/3) malam.

Dia menilai, insiden ketidaksetujuan terhadap Wahabi sama saja dengan yang terjadi kepada Syiah, dan seharusnya tetap jadi masalah internal. Tapi, Jimly mengingatkan, jika tidak setuju itu diekspresikan, jangan sampai malah jadi berlebihan. "Tapi, kalau memukuli atau mengusir, itu melanggar," ujar Jimly.

Dikatakan Jimly, umat saat in,i sedang berada pada keadaan yang rawan. Ini  karena, emosi yang sedang dicabik-cabik konflik, sikap tidak menghormati dan membenci. Ia melihat, ini gejala umum karena ada kebebasan yang tidak terkendali.

Untuk itu, dia merasa perlu ada bimbingan kepada umat dan masyarakat, negara tidak boleh lupa untuk mengevaluasi diri karena selama ini tidak hadir. Menurut Jimly, pihak-pihak berkonflik juga harus mengevaliasi diri, baik kelompok kiri maupun kanan.

"Kebebasan berpendapat, berekspresi, beragama, itu harus dihormati satu dengan yang lain," kata Jimly.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile