Monday, 7 Rabiul Awwal 1444 / 03 October 2022

Monday, 7 Rabiul Awwal 1444 / 03 October 2022

 

7 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Eropa Lega Wilders Kalah

Jumat 17 Mar 2017 05:34 WIB

Rep: Lida Puspaningtyas/ Red: Ani Nursalikah

Perdana Menteri Belanda Mark Rutte (kiri) dan pemimpin sayap kanan Belanda Geert Wilders saat mendiskusikan langkah membentuk pemerintahan koalisi di Den Haag, Belanda, Kamis, 16 Maret 2017.

Perdana Menteri Belanda Mark Rutte (kiri) dan pemimpin sayap kanan Belanda Geert Wilders saat mendiskusikan langkah membentuk pemerintahan koalisi di Den Haag, Belanda, Kamis, 16 Maret 2017.

Foto: AP Photo/Peter Dejong

REPUBLIKA.CO.ID, AMSTERDAM -- Pemerintah Eropa lega setelah Perdana Menteri Belanda Mark Rutte berhasil mengalahkan rivalnya, Geert Wilders di pemilu parlemen, Rabu (16/3). Politikus anti-Islam dan anti-Uni Eropa ini menjadi musuh bersama sehingga Rutte terus meningkat kepopulerannya.

 

Kanselir Jerman Angela Merkel termasuk satu dari sejumlah pemimpin UE yang memberi selamat pada Belanda. Ia mengatakan hari saat penduduk memilih Rutte adalah hari yang baik untuk demokrasi.

Ia mengaku sangat senang karena penduduk ternyata memperlihatkan hasil pro-Eropa. Presiden Prancis Francois Hollande juga menyambut bahagia hasil pemilu Belanda itu.

Ia menyebutnya kemenangan melawan terorisme. Kepala komisi Uni Eropa Jean-Claude Juncker tak henti memuji masyarakat Belanda yang bebas, toleran, dan harapan Eropa yang makmur.

"Ini akan jadi inspirasi bagi banyak pihak," kata dia, dikutip dari The Guardian.

Partai sayap kanan Party for Freedom and Democracy (VVD) yang mengusung Rutte berhasil mendapat 33 suara. Sementara partai Wilders, Freedom Party (PVV) berada di peringkat kedua dengan memperoleh 20 kursi.

Peringkat setelahnya diisi oleh Christian Democrats (CDA) dan Liberal-Progressive Party D66 yang memperoleh masing-masing 19 kursi. Parlemen Belanda memiliki sekitar 150 kursi perwakilan.

 

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile