Wednesday, 12 Muharram 1444 / 10 August 2022

Wednesday, 12 Muharram 1444 / 10 August 2022

12 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Indonesia Masih Sumber Wisatawan Utama ke Singapura

Jumat 31 Mar 2017 10:54 WIB

Red: Yudha Manggala P Putra

Turis melakukan swafoto dengan latar Patung Merlion, salah satu atraksi wisata populer di Singapura.

Turis melakukan swafoto dengan latar Patung Merlion, salah satu atraksi wisata populer di Singapura.

Foto: AP

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG -- Indonesia tetap mempertahankan posisinya sebagai sumber wisatawan utama ke Singapura dengan 2,894 juta pengunjung. Hal itu disampaikan Area Director Singapore Tourism Board (Indonesia) Raymond Lim pada acara travel fair "Singapura seru bareng" yang digelar di Palembang, Jumat (31/3).

Menurut dia, pertumbuhan jumlah pengunjung dari Indonesia ke Singapura sebesar enam persen pada tahun 2016. Pengunjung dari kota-kota di luar Jakarta juga memberikan kontribusi. Di antaranya pengunjung Palembang dan Medan memberikan kontribusi pertumbuhan yang signifikan yaitu masing-masing sebesar 28 persen dan 11 persen pada tahun 2016.

"Kami berharap untuk lebih memanfaatkan potensi pertumbuhan Kota Palembang dan Medan melalui travel fair seri kedua pada tahun 2017 ini," katanya.

Ia mengatakan, acara travel fair ini dilaksanakan kembali pada tahun 2017 ini menyambung kesuksesan rangkaian roadshow di enam kota di Indonesia pada tahun 2016. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Singapore Tourism Board bekerja sama dengan Changi Airport Group itu digelar di Palembang mulai 31 Maret sampai 2 April 2017 sebelum dilanjutkan di Medan pada 6-9 April mendatang.

Kegiatan ini juga dimeriahkan oleh pasangan selebriti Titi Kamal dan Christian Sugiono. "Bagi kami, Singapura selalu menawarkan sesuatu yang baru dan menyegarkan untuk kami nikmati setiap kali mengunjungi negara ini. Selain itu, jarak Singapura juga sangat dekat dari Indonesia, hanya dibutuhkan satu jam penerbangan saja," kata Titi Kamal. .

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile