Saturday, 3 Zulhijjah 1443 / 02 July 2022

Saturday, 3 Zulhijjah 1443 / 02 July 2022

3 Zulhijjah 1443
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Tujuh Penggemar Manchester United di Nigeria Tewas Saat Menonton Siaran Pertandingan

Jumat 21 Apr 2017 22:51 WIB

Rep: Iit Septyaningsih/ Red: Reiny Dwinanda

Marcus Rashford dari Manchester United (tengah) merayakan gol keduanya saat perempat final leg kedua Liga Europa antara Manchester United dan Anderlecht di Stadion Old Trafford, Manchester, Inggris, 20 April 2017.

Marcus Rashford dari Manchester United (tengah) merayakan gol keduanya saat perempat final leg kedua Liga Europa antara Manchester United dan Anderlecht di Stadion Old Trafford, Manchester, Inggris, 20 April 2017.

Foto: AP Photo/Dave Thompson

REPUBLIKA.CO.ID, CALABAR -- Setidaknya tujuh orang penggemar klub sepak bola Manchester United (MU) tewas saat tengah menonton pertandingan klub idolanya melalui televisi. Nyawa fan Setan Merah itu melayang setelah kabel listrik yang putus jatuh menimpa mereka.

Kabel bertegangan tinggi itu meniban pondok tempat penggemar menonton liga Eropa yang mempertemukan MU dengan Anderlecht. Setidaknya 30 orang kemudian dilarikan ke rumah sakit oleh polisi sesaat setelah kejadian.

Berdasarkan penuturan salah seorang saksi mata, ada sekitar 16 mayat di lokasi kejadian. Saksi mata lainnya mengaku mendengar suara ledakan besar dari trafo listrik sebelum kabel terjatuh. Ia mengungkapkan atap pondok yang terbuat dari seng membuat listrik semakin cepat mengalir.

Mengetahui kejadian tersebut, klub MU menyampaikan belasungkawanya untuk seluruh keluarga dan teman korban. "Hati kami untuk seluruh fan, keluarga mereka, dan teman mereka yang mengalami tragedi di Calabar, Nigeria, kemarin," tulis MU melalui akun Twitter, seperti dilansir BBC, Sabtu, (22/4).

Presiden Nigeria Muhammadu Buhari menyatakan kesedihan sekaligus keterkejutannya atas insiden tragis yang menimpa warganya. "Kematian korban merupakan pukulan keras, tidak hanya bagi keluarga korban tapi juga bagi negara pecinta sepak bola ini," ujar Buhari.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile