Rabu 17 May 2017 10:51 WIB

'Lahm Harus Diganjar Penghargaan Pemain Terbaik Jerman'

Rep: Gilang Akbar Prambadi/ Red: Israr Itah
Philipp Lahm
Foto: EPA/CHRISTIAN BRUNA
Philipp Lahm

REPUBLIKA.CO.ID, MUENCHEN -- Kapten Bayern Muenchen Philipp Lahm dipandang layak mendapatkan gelar pemain terbaik Jerman musim ini. Eks pelatih Muenchen Jupp Heynckes sangat yakin Lahm harus mendapatkan penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian kepada sepak bola Jerman.

Dengan keputusan Lahm yang akan gantung sepak setelah musim ini selesai, Heynckes menyebut penghargaan tersebut tak boleh lari ke siapa pun. "Lahm salah satu pemain paling luar biasa di antara lainnya di Jerman. Dia benar-benar pantas menerima penghargaan ini," kata Heynckes kepada SID, dikutip dari ESPN, Rabu (17/5).

Sosok yang membawa Muenchen juara Liga Champions 2013 silam ini mengatakan, Lahm memang bukan tipikal pemain andal mencetak gol. Mantan kapten timnas Jerman itu juga bukan seorang gelandang yang berperan mengontrol pertandingan.

Akan tetapi, dengan 21 gelar dan konsistensi bermain di level tertinggi sejak lebih dari satu dekade silam, Lahm menurutnya harus diberi ganjaran. Terlebih, pemain yang mengantar Jerman juara Piala Dunia 2014 itu juga belum pernah mencicipi penghargaan tersebut.

"Penghargaan ini akan jadi penutup karier yang indah untuknya," tegas Heynckes.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
وَقَالَ الَّذِى اشْتَرٰىهُ مِنْ مِّصْرَ لِامْرَاَتِهٖٓ اَكْرِمِيْ مَثْوٰىهُ عَسٰىٓ اَنْ يَّنْفَعَنَآ اَوْ نَتَّخِذَهٗ وَلَدًا ۗوَكَذٰلِكَ مَكَّنَّا لِيُوْسُفَ فِى الْاَرْضِۖ وَلِنُعَلِّمَهٗ مِنْ تَأْوِيْلِ الْاَحَادِيْثِۗ وَاللّٰهُ غَالِبٌ عَلٰٓى اَمْرِهٖ وَلٰكِنَّ اَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُوْنَ
Dan orang dari Mesir yang membelinya berkata kepada istrinya,” Berikanlah kepadanya tempat (dan layanan) yang baik, mudah-mudahan dia bermanfaat bagi kita atau kita pungut dia sebagai anak.” Dan demikianlah Kami memberikan kedudukan yang baik kepada Yusuf di negeri (Mesir), dan agar Kami ajarkan kepadanya takwil mimpi. Dan Allah berkuasa terhadap urusan-Nya, tetapi kebanyakan manusia tidak mengerti.

(QS. Yusuf ayat 21)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement