Monday, 10 Muharram 1444 / 08 August 2022

Monday, 10 Muharram 1444 / 08 August 2022

10 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

'Ambang Batas Pencalonan Presiden Sebaiknya 0 Persen'

Sabtu 24 Jun 2017 18:01 WIB

Red: Joko Sadewo

Founder Lembaga Survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI), Hendri Satrio

Founder Lembaga Survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI), Hendri Satrio

Foto: Republika/Rakhmawaty La'lang

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Founder Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI), Hendri Satrio mengatakan lebih baik ambang batas mengajukan calon presiden adalah 0 persen. Dengan ambang batas 0 persen, menurut Hendri, maka tidak ada pembatasan hak demokrasi warga untuk mencalonkan dan dipilih sebagai presiden.

Selain itu, akan sulit diterapkan pemerintah yang kuat bila presiden yang diusung tidak berasal dari parpol yang sama dengan legislatif. "Saya yakin partai politik juga tidak akan sembarangan mencalonkan Presiden bila ambang batas ditentukan 0 persen," kata Hendri kepada Republika.co.id, Ahad (25/6).

Hendri khawatir ambang batas 20 persen akan mengekang demokrasi. Apalagi jika sampai muncul calon tunggal Presiden seperti zaman orde baru dulu, jika ambang batasnya terlalu tinggi.

"Penguasa juga tidak perlu takut kalah bila banyak muncul calon presiden, sebab dengan tingginya popularitas dan elektabilitas Jokowi saat ini, banyak calon akan justru mempermudah Jokowi jadi Presiden dua periode," papar Hendri.

Terkait dengan ancaman pemerintah yang akan menggunakan UU pemilu sebelumnya jika pemahasan RUU Pemilu gagal, menurut Hendri, juga tidak tepat. Sebab, selain sudah digugurkan oleh keputusan MK tentang pemilu serentak, kondisi saat 2014 berbeda dengan 2019.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile