Senin 10 Jul 2017 06:15 WIB

Ayah dan Anak Tewas Terperosok ke Lubang Tambang

Korban tewas (ilustrasi)
Foto: www.123rf.com
Korban tewas (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, KOBA -- Warga Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sugeng (38) dan anaknya Adi (2) ditemukan meninggal dunia setelah terperosok ke lubang tambang bijih timah berkedalaman sekitar tiga meter di kawasan Jongkong 12 Kecamatan Koba.

Kabag Ops Polres Bangka Tengah, Kompol Nur Samsi di Koba, Ahad (9/7), membenarkan kejadian tersebut pada Sabtu (8/7) dan jasad kedua korban ditemukan sudah tidak bernyawa karena tertimbun longsoran tanah. "Kedua korban baru ditemukan sekitar pukul 17.00 WIB, sempat dibawa ke Puskesmas namun nyawa keduanya sudah tidak tertolong lagi," jelasnya.

Ia menjelaskan, kejadian tersebut berawal saat Priyanto mengecek pekerjaan anak buahnya di Jongkong 12 dan tiba-tiba tanah pijakan di pinggir lubang tambang ambrol sehingga korban yang saat itu menggendong anaknya terperosok ke lubang tambang. "Peristiwa itu terjadi pada sore hari, kami langsung menuju lokasi kejadian dan tidak lama kemudian jasad keduanya berhasil ditemukan di dasar lubang tambang bijih timah," ujarnya.

Ia menyatakan, peristiwa tersebut murni kecelakaan tambang dan pihak keluarga menerima dengan ikhlas kejadian yang menimpa kedua korban. "Kami sudah mengevakuasi kedua korban dan mengantarkan jenazah keduanya ke rumah keluarganya. Pihak keluarga memahami dan ini murni kecelakaan tambang," ujarnya.

Jongkong 12 di Kecamatan Koba merupakan kawasan tambang bijih timah yang diduga ilegal, namun tetap ditambang sebagian warga dengan menggunakan tambang inkonvensional rajuk.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يَسْتَفْتُوْنَكَۗ قُلِ اللّٰهُ يُفْتِيْكُمْ فِى الْكَلٰلَةِ ۗاِنِ امْرُؤٌا هَلَكَ لَيْسَ لَهٗ وَلَدٌ وَّلَهٗٓ اُخْتٌ فَلَهَا نِصْفُ مَا تَرَكَۚ وَهُوَ يَرِثُهَآ اِنْ لَّمْ يَكُنْ لَّهَا وَلَدٌ ۚ فَاِنْ كَانَتَا اثْنَتَيْنِ فَلَهُمَا الثُّلُثٰنِ مِمَّا تَرَكَ ۗوَاِنْ كَانُوْٓا اِخْوَةً رِّجَالًا وَّنِسَاۤءً فَلِلذَّكَرِ مِثْلُ حَظِّ الْاُنْثَيَيْنِۗ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمْ اَنْ تَضِلُّوْا ۗ وَاللّٰهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ ࣖ
Mereka meminta fatwa kepadamu (tentang kalalah). Katakanlah, “Allah memberi fatwa kepadamu tentang kalalah (yaitu), jika seseorang mati dan dia tidak mempunyai anak tetapi mempunyai saudara perempuan, maka bagiannya (saudara perempuannya itu) seperdua dari harta yang ditinggalkannya, dan saudaranya yang laki-laki mewarisi (seluruh harta saudara perempuan), jika dia tidak mempunyai anak. Tetapi jika saudara perempuan itu dua orang, maka bagi keduanya dua pertiga dari harta yang ditinggalkan. Dan jika mereka (ahli waris itu terdiri dari) saudara-saudara laki-laki dan perempuan, maka bagian seorang saudara laki-laki sama dengan bagian dua saudara perempuan. Allah menerangkan (hukum ini) kepadamu, agar kamu tidak sesat. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”

(QS. An-Nisa' ayat 176)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement