Senin 10 Jul 2017 17:35 WIB

Penembak Italia Diciduk, Kapolda: Obat untuk Keluarga Korban

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Bayu Hermawan
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mochamad Iriawan meninjau Jalan Tol Cikarang Utama, Jum'at (30/6).
Foto: Republika/Arif Satrio Nugroho
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mochamad Iriawan meninjau Jalan Tol Cikarang Utama, Jum'at (30/6).

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan menyampaikan kabar tertembaknya pelaku penembakan sekaligus perampokan yang menewaskan Italia Chandra Kirana Putri pada Ahad (9/7) siang. Hal itu disampaikan Iriawan dalam video singkat yang dikirim melalui ponsel Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Harry Kurniawan, Senin (10/7).

"Sewaktu saya melayat Italia, saya dan jajaran berjanji akan mengungkap kasus yang mengakibatkan putri tercinta bapak ibu meninggal dunia. untuk diketahui bahwa kemarin pelaku sudah tertangkap di wilayah Lampung," ujar Iriawan dalam videonya.

Iriawan menambahkan, dengan terpaksa kepolisian melakukan tindakan tegas kepada yang bersangkutan dimana pelaku yang menembak korban melakukan perlawanan.

"Mudah-mudahan bisa menjadi obat kehilangan putri bapak ibu yang tercinta," katanya.

Hingga kini masih ada satu pelaku lagi yang belum tertangkap, "kami memohon doanya agar kami bisa menangkap satu pelaku yang masih belum tertangkal tersebut," ujarnya

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يَسْتَفْتُوْنَكَۗ قُلِ اللّٰهُ يُفْتِيْكُمْ فِى الْكَلٰلَةِ ۗاِنِ امْرُؤٌا هَلَكَ لَيْسَ لَهٗ وَلَدٌ وَّلَهٗٓ اُخْتٌ فَلَهَا نِصْفُ مَا تَرَكَۚ وَهُوَ يَرِثُهَآ اِنْ لَّمْ يَكُنْ لَّهَا وَلَدٌ ۚ فَاِنْ كَانَتَا اثْنَتَيْنِ فَلَهُمَا الثُّلُثٰنِ مِمَّا تَرَكَ ۗوَاِنْ كَانُوْٓا اِخْوَةً رِّجَالًا وَّنِسَاۤءً فَلِلذَّكَرِ مِثْلُ حَظِّ الْاُنْثَيَيْنِۗ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمْ اَنْ تَضِلُّوْا ۗ وَاللّٰهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ ࣖ
Mereka meminta fatwa kepadamu (tentang kalalah). Katakanlah, “Allah memberi fatwa kepadamu tentang kalalah (yaitu), jika seseorang mati dan dia tidak mempunyai anak tetapi mempunyai saudara perempuan, maka bagiannya (saudara perempuannya itu) seperdua dari harta yang ditinggalkannya, dan saudaranya yang laki-laki mewarisi (seluruh harta saudara perempuan), jika dia tidak mempunyai anak. Tetapi jika saudara perempuan itu dua orang, maka bagi keduanya dua pertiga dari harta yang ditinggalkan. Dan jika mereka (ahli waris itu terdiri dari) saudara-saudara laki-laki dan perempuan, maka bagian seorang saudara laki-laki sama dengan bagian dua saudara perempuan. Allah menerangkan (hukum ini) kepadamu, agar kamu tidak sesat. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”

(QS. An-Nisa' ayat 176)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement