Ahad 22 Mar 2015 09:43 WIB

Besok, Paris Batasi Pengunaan Mobil

Menara Effiel, Paris, Prancis.
Foto: Reuters
Menara Effiel, Paris, Prancis.

REPUBLIKA.CO.ID, PARI -- Ibu kota Perancis,  Paris berencana membatasi penggunaan mobil pada Senin, (23/3). Kebijakan ini merpakan upaya memerangi peningkatan polusi udara.

Menurut satu pernyataan yang disiarkan oleh jejaring kantor polisi, hanya mobil dengan nomor ganjil diperkenankan digunakan pada Senin, sementara angkutan umum digratiskan setidaknya sampai Senin malam.

Menteri Ekologi Prancis Segolene Royal pada Jumat (20/3) menyerukan pembatasan penggunaan mobil pribadi dan truk pada Senin kecuali tingkat polusi tinggi bisa turun. Royal pada hari yang sama juga mengumumkan semua angkutan umum akan digratiskan selama akhir pekan guna mengurangi asap dan mendorong warga menggunakan angkutan bersih seperti Velib dan Autolib, yang merupakan layanan umum berbagi buat sepeda dan mobil listrik.

Peningkatan polusi disebabkan oleh temperatur tinggi, padatnya arus lalu-lintas, bahan polusi industri dan lambannya perputaran udara panas di seluruh Paris dan Prancis Selatan, yang berpenduduk padat.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يَسْتَفْتُوْنَكَۗ قُلِ اللّٰهُ يُفْتِيْكُمْ فِى الْكَلٰلَةِ ۗاِنِ امْرُؤٌا هَلَكَ لَيْسَ لَهٗ وَلَدٌ وَّلَهٗٓ اُخْتٌ فَلَهَا نِصْفُ مَا تَرَكَۚ وَهُوَ يَرِثُهَآ اِنْ لَّمْ يَكُنْ لَّهَا وَلَدٌ ۚ فَاِنْ كَانَتَا اثْنَتَيْنِ فَلَهُمَا الثُّلُثٰنِ مِمَّا تَرَكَ ۗوَاِنْ كَانُوْٓا اِخْوَةً رِّجَالًا وَّنِسَاۤءً فَلِلذَّكَرِ مِثْلُ حَظِّ الْاُنْثَيَيْنِۗ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمْ اَنْ تَضِلُّوْا ۗ وَاللّٰهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ ࣖ
Mereka meminta fatwa kepadamu (tentang kalalah). Katakanlah, “Allah memberi fatwa kepadamu tentang kalalah (yaitu), jika seseorang mati dan dia tidak mempunyai anak tetapi mempunyai saudara perempuan, maka bagiannya (saudara perempuannya itu) seperdua dari harta yang ditinggalkannya, dan saudaranya yang laki-laki mewarisi (seluruh harta saudara perempuan), jika dia tidak mempunyai anak. Tetapi jika saudara perempuan itu dua orang, maka bagi keduanya dua pertiga dari harta yang ditinggalkan. Dan jika mereka (ahli waris itu terdiri dari) saudara-saudara laki-laki dan perempuan, maka bagian seorang saudara laki-laki sama dengan bagian dua saudara perempuan. Allah menerangkan (hukum ini) kepadamu, agar kamu tidak sesat. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”

(QS. An-Nisa' ayat 176)

Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement