Monday, 17 Muharram 1444 / 15 August 2022

Monday, 17 Muharram 1444 / 15 August 2022

 

17 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Pasar Modern BSD Jadi Percontohan Pasar Rakyat

Rabu 04 Oct 2017 06:00 WIB

Rep: Mutia Ramadhani/ Red: Esthi Maharani

Salah satu kondisi pasar tradisional di Indonesia.

Salah satu kondisi pasar tradisional di Indonesia.

Foto: Blogspot.com

REPUBLIKA.CO.ID, KUTA -- Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan menjadikan Pasar Modern Bumi Serpong Damai (BSD) City, Tangerang Selatan sebagai percontohan pasar tradisional di Indonesia. CSR Officer Sinar Mas Land, Rahadian Anandianto mengatakan pihaknya diikutsertakan dalam membuat prototipe pasar sebagai acuan pembangunan dan revitalisasi pasar rakyat yang didanai pemerintah.

 

"Program ini juga bentuk dukungan dari nawa cita Presiden Joko Widodo, yaitu lima ribu pasar rakyat hingga 2019," kata Rahadian dalam Bimbingan Teknis Pengelolaan Pasar Rakyat di Kuta, Selasa (4/10).

Sinar Mas Land sebagai pihak yang membangun Pasar Modern BSD City mengatakan perusahaan menggunakan dua pendekatan revitalisasi pasar rakyat, secara fisik dan nonfisik. Pendekatan fisik melalui pengaturan sirkulasi pasar, zonasi pedagang, dan pengadaan papan-papan petunjuk. Pendekatan nonfisik dilakukan dengan mengadalan Pasar Rakyat School setiap bulannya untuk meningkatkan capacity building pedagang dengan menggandeng perbankan, swasta, dan pemerintah sebagai pemateri.

Rahadian mengatakan Sinar Mas Land saat ini sudah mengelola empat pasar rakyat yang bisa menjadi percontohan yang berlokasi di BSD City, Grand Wisata Bekasi, Fresh Market Kota Wisata Cibubur, dan yang terbaru Intermoda Cisauk. Luasannya rata-rata 2,6-3,2 hektare (ha) dengan jumlah total tiga ribu pedagang yang sebagian besar pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Kepala Pengelola Pasar Modern BSD City, Muhammad Bakri mengatakan pasarnya mampu bersaing dengan peritel raksasa yang ada. Ada sekitar 800 pelaku UMKM terlibat di sini.

"Ciri khas pasar tradisionalnya dipertahankan, tetap ada tawar menawar, meski semua sudah berkonsep modern," katanya.

Pendekatan fisik pasar, kata Bakri mengutamakan kebersihan, kenyamanan, penataan stan, dan keamanan. Pedagang juga diajarkan pengelolaan keuangan, cara meningkatkan transaksi, dan cara mendapatkan permodalan dari perbankan.

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 

BERITA TERKAIT

 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile