Selasa 17 Oct 2017 01:29 WIB

KSTJ Ingatkan Anies-Sandi Soal Kampanye Tolak Reklamasi

Rep: Ronggo Astungkoro/ Red: Gita Amanda
Warga Kampung Nelayan Cilincing mengikuti 'Parade Nelayan Tolak Reklamasi' Anies Baswedan-Sandiaga Uno di Cilincing, Jakarta Utara, Rabu (8/2). Parade ini bertajuk 'Laut Berdaya, Nelayan Berjaya, Reklamasi tak Perlu Ada'.
Foto: Republika/Mas Alamil Huda
Warga Kampung Nelayan Cilincing mengikuti 'Parade Nelayan Tolak Reklamasi' Anies Baswedan-Sandiaga Uno di Cilincing, Jakarta Utara, Rabu (8/2). Parade ini bertajuk 'Laut Berdaya, Nelayan Berjaya, Reklamasi tak Perlu Ada'.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Massa dari Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta (KSTJ) sebanyak sekitar 100 orang hadir di depan gedung Balai Kota DKI Jakarta. Mereka hadir untuk mengingatkan Gubernur dan Wakil Gubernur anyar DKI Jakarta agar menepati janji kampanyenya.

"Kami hari ini lebih tepatnya adalah mengingatkan Gubernur Anies-Sandi tentang janji kampanyenya yang menolak tegas reklamasi," ujar Nelson Nikodemus Simamora dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta kepada Republika.co.id, Senin (16/10).
 
Ia menjelaskan, yang ikut hadir pada kesempatan itu terdiri dari banyak perwakilan. Mereka terdiri dari para nelayan, mahasiswa, Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI), Indonesian Center for Environmental Law (ICEL), LBH Jakarta, dan lainnya.
 
"Kami berharap mereka bisa melaksanakan janji kampanyenya. Di awal waktu kampanye, mereka kan agak besar (menggalakkan tolak reklamasi). Begitu selesai, ada pernyataan-pernyataan yang sifatnya diplomatis saja, jadi kami di sini untuk mengingatkan," terang Nelson.
 
Beramai-ramai, para anggota KSTJ membawa spanduk berisikan protes berbentuk tulisan. Ada yang bertuliskan "Jakarta Tolak Reklamasi", "Selamat Datang Gubernur Jakarta, Kami Nelayan Menunggu Janji Kampanye Pak Anies-Sandi Nolak Reklamasi", "KNT Menolak Reklamasi Karna Menyengsarakan Anak-anak Nelayan", dan sebagainya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يَسْتَفْتُوْنَكَۗ قُلِ اللّٰهُ يُفْتِيْكُمْ فِى الْكَلٰلَةِ ۗاِنِ امْرُؤٌا هَلَكَ لَيْسَ لَهٗ وَلَدٌ وَّلَهٗٓ اُخْتٌ فَلَهَا نِصْفُ مَا تَرَكَۚ وَهُوَ يَرِثُهَآ اِنْ لَّمْ يَكُنْ لَّهَا وَلَدٌ ۚ فَاِنْ كَانَتَا اثْنَتَيْنِ فَلَهُمَا الثُّلُثٰنِ مِمَّا تَرَكَ ۗوَاِنْ كَانُوْٓا اِخْوَةً رِّجَالًا وَّنِسَاۤءً فَلِلذَّكَرِ مِثْلُ حَظِّ الْاُنْثَيَيْنِۗ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمْ اَنْ تَضِلُّوْا ۗ وَاللّٰهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ ࣖ
Mereka meminta fatwa kepadamu (tentang kalalah). Katakanlah, “Allah memberi fatwa kepadamu tentang kalalah (yaitu), jika seseorang mati dan dia tidak mempunyai anak tetapi mempunyai saudara perempuan, maka bagiannya (saudara perempuannya itu) seperdua dari harta yang ditinggalkannya, dan saudaranya yang laki-laki mewarisi (seluruh harta saudara perempuan), jika dia tidak mempunyai anak. Tetapi jika saudara perempuan itu dua orang, maka bagi keduanya dua pertiga dari harta yang ditinggalkan. Dan jika mereka (ahli waris itu terdiri dari) saudara-saudara laki-laki dan perempuan, maka bagian seorang saudara laki-laki sama dengan bagian dua saudara perempuan. Allah menerangkan (hukum ini) kepadamu, agar kamu tidak sesat. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”

(QS. An-Nisa' ayat 176)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement