REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Kompetisi Liga 1 Indonesia edisi 2017 terbilang tidak ramah untuk pelatih klub. Tercatat sudah ada 13 pelatih di 12 klub yang mengalami pemecatan dan juga memundurkan diri.
Pelatih pertama yang merasakan kehilangan jabatan di Liga 1 adalah pria asal Prancis Laurent Hatton di PS TNI. Hatton hanya berkarier selama dua bulan bersama The Army. Ia dipecat oleh PS TNI karena performa Lestusen Manahati tak meyakinkan. Hatton digantikan oleh bekas pelatih timnas Indonesia Ivan Kolev.
Kolev pun tak aman di skuat TNI walau dirinya punya catatan bagus saat melatih Sriwijaya FC da Timnas Garuda. Hanya 21 pekan bersama PS TNI, Kolev hanya meraih 21 angka. Ia dipecat pada pada pertengahan bulan lalu dan kemudian diganti dengan pelatih lokal Rudi Eka Priyambada.
Bali United jadi klub kedua yang tak mau lama-lama membiarkan klub meraih hasil buruk. Korban Serdadu Tridatu adalah Hans Peter-Schaller. Pelatih asal Austria itu hanya mencatakan dua laga untuk Bali di mana hasilnya kalah beruntun. Pergantian dilakukan Bali dengan menunjuk pelatih lokal Widodo Cahyono Putro. Pergantian ini dinilai brilian karena Widodo menbawa Irfan Bachdim dkk berada di jalur juara.
Klub-klub besar pun turut serta dalam merombak pelatih. Persib Bandung harus menceraikan pelatih karismatik dan berprestasi Djadjang Nurdjaman. Djadjang mundur karena Persib tak kunjung membaik selama putaran pertama. Djadjang juga merasakan tekanan lantaran Maung Bandung mengeluarkan biaya puluhan miliar rupiah untuk membeli Michael Essien, Carlton Cole, dan Raphael Maitimo.
Arema FC menyusul langkah Persib pada jeda paruh musim. Singo Edan berpamitan dengan Aji Santoso yang telah memberi mereka gelar Piala Presiden 2017. Aji dinilai gagal karena Arema hanya berada di papan tengah klasemen pada paruh musim.
Tim kuda hitam Semen Padang pun secara mengejutkan memecat Nil Maizar. Nil dipecat awal Oktober ini lantaran Semen Padang hanya memetik satu kemenangan selama putaran pertama. Pelatih yang mempersembahkan gelar juara Liga Prima Indonoesia 2011 untuk Kabau Sirah itu harus memberikan posisinya kepada asisten Delfi Adri yang dipercaya Semen Padang sebagai caretaker.
Berikut catatah pelatih yang mengalami pemecatan di Liga 1 2017:
Bali United:
Hans-Peter Schaller, digantikan oleh Widodo Cahyono Putro
Persipura Jayapura
Liestiadi, digantikan oleh Wanderldey Junior
Borneo FC
Dragan Djukanovic, digantikan oleh Iwan Setiawan
Arema FC
Aji santoso, digantikan oleh Joko Susilo
Mitra Kukar
Jafri Sastra, digantikan oleh Yudi Suryata
Persela Lamongan
Herry Kiswanto, digantikan oleh Aji Santoso
Persib Bandung
Djadjang Nudjaman, digantikan oleh Emral Abus
Sriwijaya FC
Osvaldo Lessa, digantikan oleh Hartono Ruslan
PS TNI
Laurent Hatton, digantikan oleh Ivan Kolev,
Ivan kolev, digantikan oleh Rudy Eka priyambada
Perseru
Yusak Sutanto, digantikan oleh Agus Yuwono
Semen Padang
Nil Maizar, digantikan oleh Delfi Adri
Persiba Balikpapan
Milomir Seslija, digantikan oleh Haryadi