Tuesday, 18 Muharram 1444 / 16 August 2022

Tuesday, 18 Muharram 1444 / 16 August 2022

 

18 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

16 Film Festival Kampanye Antikekerasan terhadap Perempuan

Jumat 17 Nov 2017 23:35 WIB

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Yudha Manggala P Putra

Sutradara Nia Dinata.

Sutradara Nia Dinata.

Foto: Republika/Rakhmawaty La'lang

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Memperingati Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan (HAKTP), Nia Dinata dan Lini Zurlia membuat sebuah gerakan yang dinamakan 16 Film Festival (16FF). Dalam gerakan tersebut akan diputar 32 film berdurasi panjang maupun pendek di Jakarta dan 11 kota lainnya di Indonesia.

 

Lini Zurlia selaku pemilik ide mengatakan dirinya sudah lama dalam mengikuti kampanye 16 Days of Activism. Di tahun ini dirinya ingin melakukan sesuatu yang berbeda dan baru.

Ketua Komnas Perempuan yang juga hadir dalam acara tersebut menyatakan kegiatan ini merupakan kolaborasi yang paling menyenangkan antara Komisi Nasional (Komnas) Perempuan dengan penggiat film Indonesia. Kegiatan tersebut dianggap oleh Azriana R Manalu sebagai suatu energi positif dibalik energi negatif yang sedang menyelimuti bangsa Indonesia.

"Kami tahu satu hal yang tidak bisa dilakukan Komnas adalah soal metode. Jika artis yang menyampaikan kampanye atau suatu ide, itu langsung sampai ke masyarakat," ujar Azriana pada konferensi Pers 16FF di Gedung Kemang 37, Kemang, Jakarta, Jumat (17/11).

Azriana juga menyatakan meskipun saat ini tingkat kesadaran terhadap kekerasan telah meningkat bentuk kekerasannya pun semakin beragam. Hal tersebut terlihat dari kasus-kasus yang baru saja terjadi apalagi melibatkan gender.

Nia Dinata mengungkapkan banyak isu dan bukti yang datang baik dari dunia film ataupun lainnya tentang kekerasan seksual. Relasi kekuasaan selalu ada. Momen Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan (HAKTP) menjadi saat yang tepat untuk kembali mengingatkan kesadaran terhadap kekerasan. Harus ada tindakan bagi kekerasan yang bisa terjadi dimana saja dan kapan saja.

"Tidak ada kata kedaluwarsa untuk membicarakan kekerasan seksual apalagi kekerasan terhadap perempuan. Mari kita hentikan ini. Let's end this," ujar Nia Dinata.

Kegiatan 16FF sendiri akan digelar di Jakarta dan 11 kota lainnya seperti Surabaya, Bandung, Semarang, Bengkulu, Jambi, Depok, Makassar, hingga Papua. Kegiatan tersebut didukung oleh Komnas Perempuan, Aliansi Satu Visi, The Body Shop, dan AMARTHAaid.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 

BERITA TERKAIT

 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile